Dia mendorong agar kepengurusan yang baru segera menyusun program kerja yang nyata dan terukur, dengan fokus pada upaya promotif dan preventif.
“YJI harus berada di garda terdepan dalam mengedukasi masyarakat tentang pola hidup sehat. Kita dorong pembentukan klub jantung sehat hingga ke tingkat kecamatan dan desa, termasuk melibatkan generasi muda,” tuturnya.
Dalam sambutannya, Ketua YJI Kotabaru, Siti Khadijah, menyatakan komitmennya untuk menjalankan berbagai program yang menyentuh langsung masyarakat, seperti senam jantung sehat, pemeriksaan kesehatan, serta kegiatan edukasi berkelanjutan.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun gerakan hidup sehat demi mewujudkan Kotabaru yang sehat dan sejahtera,” ucapnya.
Sementara itu, Wakil Gubernur Kalimantan Selatan Hasnuryadi Sulaiman menyampaikan apresiasi atas terbentuknya kepengurusan YJI di Kotabaru. Dia menilai kehadiran organisasi ini memiliki peran penting dalam upaya menekan angka penyakit jantung di masyarakat.
“Penyakit jantung merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi, namun dapat dicegah melalui pola hidup sehat. Oleh karena itu, edukasi harus terus dilakukan hingga ke desa-desa, sekolah, dan posyandu,” katanya.
Dia juga mengajak seluruh pihak, termasuk pemerintah daerah, organisasi, dan masyarakat, untuk bersama-sama menjadikan pola hidup sehat sebagai budaya sehari-hari.
Acara ditutup dengan harapan agar kepengurusan YJI Kotabaru yang baru dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab serta menjadi motor penggerak dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan jantung.