Ekonomi Minus 3,49 Persen di Kuartal III, Indonesia Resesi

Rina Anggraeni
Ilustrasi. (Foto dok Sindonews).

JAKARTA, iNews.id -Ekonomi di Indonesia kuartal III masuk resesi karena minus 3,49 persen. Data tersebut berdasarkan Badan Pusat Statistik (BPS) Kamis (5/12/2020).

"Ekonomi kita alami kontraksi minus 3,49 persen," kata Kepala BPS Suhariyanto dalam video virtual, Kamis.

Suhariyanto mengatakan, ekonomi beberapa mitra dagang Indonesia pada triwulan III juga masih terkontraksi. Meski begitu, hal tersebut tidak sedalam kontraksi pada triwulan II 2020.

"Perekonomian di beberapa negara lebih baik dibandingkan kuartal II 2020. Beberapa indikator di beberapa negara mengalami perbaikan. Namun masih terkendala karena adanya Covid-19," ujarnya.

Saat ini, realisasi belanja negara (APBN) triwulan III mencapai Rp771,137 triliun. Sedangkan realisasi penanaman modal mencapai Rp209 triliun pada kuartal ketiga.

"Realisasi APBN ini bisa membantu konsumsi rumah tangga," tuturnya.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

PSBM XXVI Jadi Ruang Konsolidasi, Waketum Perindo Dorong Kolaborasi Ekonomi Kerakyatan

57 tahun lalu

Pesan Angela Tanoesoedibjo ke Kader Perindo Sulsel: Turun ke Masyarakat Bangun Ekonomi Bernilai Tambah

57 tahun lalu

Luhut Bertemu Jokowi 1 Jam di Solo, Bahas Ekonomi hingga Pemerintahan Prabowo

57 tahun lalu

Contoh Soal HPP dan Cara Menghitungnya, Bisa Jadi Bahan Ajar Siswa

57 tahun lalu

Pilu, 2 Warga Bantul Tewas Gantung Diri karena Impitan Ekonomi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal