Satgas Pamtas Gagalkan Penyelundupan Orang ke Malaysia, 1 Korban Anak di Bawah Umur

Uun Yuniar
Satgas Pamtas Yonif 642/Kapuas menggagalkan penyelundupan orang ke Malaysia melalui jalur tikus di Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat. (iNews.id/Uun Yuniar)

SANGGAU, iNews.id - Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Yonif 642/Kapuas menggagalkan penyelundupan orang ke Malaysia melalui jalur tikus di Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat. Satu dari lima orang yang akan diselundupkan adalah anak di bawah umur.

"Dari tindakan kejahatan human trafficking yang kami amankan, terdapat satu korban berusia 15 tahun," ujar Dansatgas Pamtas Yonif/642 Kapuas, Letkol Alim Mustofa, Senin (29/9/2020).

Kelima orang korban yang akan diselundupkan sebagai pekerja migran itu berjenis kelamin laki-laki. Mereka diamankan saat melintas di Pos Balai Karangan, Dusun Pemodis, Desa Thang Raya, Kecamatan Beduai, Kabupaten Sanggau.

Selain itu, dua orang yang mengantar lima korban dalam mobil juga turut diamankan.

"Selanjutnya satu orang calo inisial S dan satu pengemudi inisial TF juga diamankan," katanya.

Dari pengungkapan ini, personel Satgas Pamtas menyita satu unit kendaraan, telepon seluler, tiket keberangkatan, serta uang tunai Rp6 juta sebagai barang bukti penangkapan.

Menurutnya, kedua pelaku tersebut beserta lima korban telah diserahkan kepada Polsek Beduai untuk menjalani proses hukum.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Dijanjikan Kerja di Jepang, 6 Calon PMI di NTB Nyaris Jadi Korban Perdagangan Orang

57 tahun lalu

Polda Riau Gagalkan Penyelundupan Sabu 6,9 Kg dari Malaysia, 1 Kurir Narkoba Ditangkap

57 tahun lalu

2 Warga Malaysia Ditangkap Polresta Sidoarjo, Narkotika Cair Senilai Rp45 Miliar Disita

57 tahun lalu

Kondisi Pendaki asal Malaysia Jatuh di Gunung Rinjani, Cedera Parah Tulang Belakang

57 tahun lalu

WNA Malaysia Jatuh di Gunung Rinjani, Tim SAR Kerahkan Helikopter

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal