Patroli di Perbatasan RI-Malaysia, Satgas TNI Temukan Puluhan Batang Kayu Ilegal

Tim iNews.id
Satgas TNI menemukan puluhan batang kayu olahan di perbatasan Indonesia-Malaysia di Desa Siding, Bengkayang, Kalimantan Barat. (Foto: Istimewa)

PONTIANAK, iNews.id - Satgas TNI yang sedang patroli di perbatasan Indonesia-Malaysia di Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat menemukan puluhan batang kayu olahan. Diduga kayu tersebut hasil pembalakan liar dan hendak diperjualbelikan secara ilegal.

Kayu olahan tersebut ditemukan di tengah hutan di Desa Siding, Minggu (21/3/2021).

"Puluhan batang kayu olahan tersebut diamankan personel Pos Gunung Anggas dipimpin Serka Rahmani," kata Komandan Satgas Pamtas 642/Kapuas, Letkol Alim Mustofa, Senin (22/3/2021).

Penemuan kayu olahan tersebut berawal ketika Satgas TNI dari pos tersebut berpatroli menyusuri hutan. Mereka menemukan tumpukan kayu yang tampak telah diolah dan dipotong dan siap untuk diangkut.

"Hasil pemeriksaan kayu jenis Meranti jumlahnya 89 batang," katanya.

Kuat dugaan kayu tersebut hasil pembalakan liar karena tidak jelas pemilik kayu tersebut. Selain itu di wilayah tersebut beberapa kali memang ditemui aktivitas penebangan kayu tanpa izin.

"Kami akan selalu patroli dan mengawasi serta mengedukasi kepada warga perbatasan agar tidak lagi melakukan penebangan ilegal," katanya.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

2 Warga Malaysia Ditangkap Polresta Sidoarjo, Narkotika Cair Senilai Rp45 Miliar Disita

57 tahun lalu

Kondisi Pendaki asal Malaysia Jatuh di Gunung Rinjani, Cedera Parah Tulang Belakang

57 tahun lalu

WNA Malaysia Jatuh di Gunung Rinjani, Tim SAR Kerahkan Helikopter

57 tahun lalu

OPM Kembali Berulah, TNI Evakuasi Puluhan Pendulang Emas dari Awimbon ke Boven Digoel

57 tahun lalu

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 400 Karung Pakaian Bekas Ilegal di Perairan Batubara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal