Tragis! ASN Cantik di Surabaya Tewas usai Dijambret, Keluarga Desak Pelaku Ditangkap

iNews TV
ASN Kantor Pertanahan yang menjadi korban jambret meninggal dunia usai koma empat hari di RSUD Surabaya. (Foto: iNews)

SURABAYA, iNews.id – Aksi kejahatan jalanan di Kota Surabaya, Jawa Timur, kembali memakan korban jiwa. Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berdinas di Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Surabaya II meninggal dunia setelah sempat mengalami koma selama empat hari.

Korban diketahui bernama Widya Riskyanti (28), warga Indrapura, Kota Surabaya, sebelumnya kritis akibat terjatuh dan membentur aspal saat mempertahankan tasnya dari sasaran jambret di Jalan Kusuma Bangsa.

Setelah berjuang melewati masa kritis, Widya mengembuskan napas terakhir di RSUD dr Soetomo Surabaya pada Jumat (5/6/2026).

Diperoleh informasi, aksi penjambretan terjadi pada Selasa, 2 Juni 2026. Saat kejadian, korban sedang melintas di kawasan Jalan Kusuma Bangsa. Tiba-tiba, sebuah sepeda motor yang dikendarai pelaku langsung memepet dan merampas paksa tas milik korban.

Refleks mempertahankan barang berharganya, korban kehilangan kendali atas kendaraannya hingga terjatuh dengan sangat keras. Benturan hebat pada aspal jalan membuat korban mengalami cedera otak berat di bagian kepala. 

Meski tim dokter RSUD dr Soetomo telah melakukan tindakan operasi darurat, kondisi Widya terus menurun dan tidak sadarkan diri hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

Kepergian Widya meninggalkan duka yang teramat mendalam sekaligus menyisakan luka menganga bagi keluarga yang ditinggalkan. Di mata kerabatnya, sosok Widya bukan sekadar anak perempuan biasa, melainkan tulang punggung utama keluarga. Sejak sang ayah meninggal dunia setahun yang lalu, Widya yang memikul tanggung jawab besar untuk menafkahi ibunya serta membiayai sekolah kedua adiknya.

Kakak kandung korban, Isnaini, dengan mata berkaca-kaca mengaku sangat terpukul dan menuntut keadilan nyata atas kematian adiknya.

Dia sama sekali tidak menyangka, kakaknya harus berakhir tragis di tangan komplotan kriminal jalanan.

"Ya Allah, Widya itu tulang punggung kami. Dia masih harus membiayai sekolah adik-adiknya. Kok tega sekali pelakunya, Ya Allah," ucap Isnaini penuh isak tangis, Senin (8/6/2026).

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jambret iPhone WNA Jerman di Kota Lama Surabaya, Kedua Kaki Pemuda Ini Ditembak

57 tahun lalu

Terungkap, 3 Pelaku Jambret WN Italia di Bundaran HI Sudah Beraksi 120 Kali!

57 tahun lalu

Kecelakaan di Surabaya, Mobil Sepasang Kekasih Terjun dari Flyover Gubeng

57 tahun lalu

Eksekusi Rumah Mewah Rp5 Miliar di Surabaya Ricuh, Juru Sita Jebol Paksa Pintu

57 tahun lalu

Viral Kakek Curi Tiang Rambu Dishub di Surabaya, Ditangkap usai Buron ke Lamongan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal