Terduga Teroris di Magetan Pernah Tusuk Bupati Madiun Muhtarom 2009 Lalu

Asfi Manar
Polisi menggeledah rumah terduga teroris di Magetan. (Foto: iNews).

MAGETAN, iNews.id - Polisi masih mengembangkan dugaan aksi perampokan yang melibatkan terduga teroris di Kabupaten Magetan, Jawa Timur (Jatim). Pelaku ternyata residivis kasus penusukan Bupati Madiun sembilan tahun silam.

Kapolres Magetan, AKBP Muhammad Rifai mengatakan, pelaku kepada petugas mengaku bernama Yunus Trianto (41). Dia merupakan warga Desa Kincang Wetan, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun.

"Untuk kasus ini, kami serahkan ke penyidik Densus 88," kata Rifai kepada wartawan, Rabu (24/8/2019).

Dari pemeriksaan polisi, pelaku merupakan seorang residivis. Dia pernah terlibat dalam kasus penusukan Bupati Madiun, Muhtarom, pada 2009 lalu.

Sebelumnya, terduga teroris tersebut merupakan pelaku perampokan Toko Emas Dewi Sri di Jalan Raya Tebon, Kabupaten Magetan. Aksinya gagal, dan dia diamuk massa pada Sabtu (24/8/2019) pagi.

Bahkan video penangkapan oleh warga tersebut viral di media sosial. Warga kemudian menggeledah tas pelaku dan menemukan senjata tajam seperti pisau, pistol mainan, bom rakitan, dan korek yang kini telah diamankan petugas.

"Pelaku ini kayaknya teroris, karena membawa bom rakitan, dan senjata tajam," ujar saksi mata di lokasi, Lilis Susanti.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terekam CCTV! Pria Pakai Helm Curi Emas Senilai Rp400 Juta dalam Toko di Medan

57 tahun lalu

Perampok Satroni Rumah Juragan Toko Emas di Surabaya, 3 Lansia Disekap

57 tahun lalu

5 Fakta IRT Curi Perhiasan di Toko Emas Rp1 Miliar Lebih Pakai Bom Molotov, Nomor 3 Mengejutkan

57 tahun lalu

Terungkap! IRT Pelempar Bom Molotov di Makassar Nyaris Bawa Emas Senilai Rp1 Miliar Lebih

57 tahun lalu

Geger! IRT di Makassar Lempar Bom Molotov ke Toko Emas hingga Terbakar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal