Terdesak Kondisi Ekonomi, Ibu 3 Anak di Gresik Nekat Buang Bayinya

Agus Ismanto
RW (24) pelaku pembuangan bayi di Gresik saat gelar perkara di Mapolres Gresik, Senin (30/4/2018). (Foto: iNews/Agus Ismanto)

GRESIK, iNews.id – Lantaran terdesak kebutuhan rumah tangga, ibu tiga orang anak di Gresik, Jawa Timur, nekat membuang bayi yang baru dilahirkan. Aksi itu dilakukannya karena bingung dan panik setelah gagal menyerahkan buah hatinya ke panti asuhan.

Bayi berjenis kelamin laki-laki dengan berat badan 2,8 kilogram itu kini menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Ibnu Sina Gresik. Bayi malang itu pertama kali ditemukan warga di teras rumah Ansori (45), warga Desa Randegan Sari, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik.

Saat ditemukan, kondisi bayi dalam keadaan terbungkus selimut, dilengkapi alas tidur, topi bayi, dan jarik, untuk menghangatkan tubuhnya.

Beberapa saat setelah ditemukan, RW (24), ibunda sang bayi, warga Kelurahan Jeruk, Kecamatan Lakarsantri, Kota Surabaya, menyerahkan diri, ke Mapolsek Driyorejo.

Dari hasil pemeriksaan, RW mengaku tidak berniat menelantarkan anak yang baru dilahirkannya itu. Tetapi karena himpitan ekonomi dia pun gelap mata dan tega menjalankan aksinya.

Ibu tiga orang anak itu semula hanya berniat menitipkan jabang bayinya ke panti asuhan. Namun usahanya itu gagal karena panti asuhan beralasan belum ada permintaan dari pihak lain. Sesampainya di rumah, RW yang digelayuti rasa bersalah kemudian menyesali perbuatannya. Dia lalu mengajak sang suami Andi Pristio (29) mencari buah hatinya.

Gagal menemukan sang bayi, perempuan yang menggantungkan hidup dari penghasilan suami sebagai kuli bangunan itu, akhirnya menyerahkan diri ke Mapolsek Driyorejo.

“Saya tidak berniat membuang. Motif satu-satunya ya masalah ekonomi. Suami saya hanya bekerja sebagai kuli bangunan,” kata RW saat gelar perkara di Mapolres Gresik, Senin (30/4/2018).

Kapolres Gresik, AKBP Wahyu Sri Bintoro mengatakan, proses hukum terhadap ibu bayi tetap berjalan. Tetapi demi pertimbangan kemanusiaan, tersangka tidak ditahan. “Tersangka tidak kami tahan karena anak keduanya yang masih berumur 1,5 tahun, masih menyusu dan butuh perhatian ibundanya,” kata Wahyu.

Bayi berumur empat hari tersebut dilahirkan ibundanya seorang diri di rumah kos, tanpa bantuan tim medis.

Editor : Himas Puspito Putra
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Geger! Bayi Perempuan Ditemukan Dalam Kardus di Teras Rumah Warga Sragen

57 tahun lalu

Miris! Siswi SMP di Jombang Diduga Buang Bayi yang Baru Dilahirkan

57 tahun lalu

Geger! Bayi Laki-Laki Ditemukan Terbungkus Tas di Pinggir Jembatan Ring Road Madiun

57 tahun lalu

Geger! Bayi Perempuan Masih Hidup Ditemukan dalam Kandang Sapi di Situbondo

57 tahun lalu

Geger! Bayi Laki-Laki Ditemukan di Pekarangan Rumah Warga Kendal

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal