Tangis Histeris Warnai Vaksinasi Pelajar SMA di Malang 

Deni Irwansyah
Salah seorang pelajar SMA menangis dan memeluk guru pendamping karena takut divaksin, Rabu (4/8/2021). (Foto: iNews.id/Deni Irwansyah).

SURABAYA, iNews.id - Tangis histeris mewarnai vaksinasi Covid-19 di kalangan pelajar SMA di Kota Malang, Rabu (4/8/2021). Beberapa siswa menangis karena takut dengan jarum suntik. Beruntung, beberapa guru dan teman membantu menenangkan, sehingga vaksinasi berjalan lancar. 

Pemandangan ini terjadi di SMA Negeri 2 Kota Malang. Beberapa siswa yang ketakutan disuntik, menangis histeris hingga memeluk erat guru pendamping vaksinasi. Meskipun banyak yang takut disuntik, mayoritas siswa terlihat antusias mengikuti vaksinasi serentak ini. 

"Saya ingin divaksin, mumpung ada vaksinasi gratis. Tapi takut," kata salah seorang siswi Besty. 

Pantauan iNews.id, hingga Rabu siang, antrean vaksinasi siswa ini terus penuh dan siswa terus berdatangan, meskipun ada kendala jaringan internet saat pendaftaran. 

Wali Kota Malang Sutiaji menyambut gembira vaksinasi Covid-19 untuk pelajar SMA ini. Dia berharap vaksinasi tersebut bisa berjalan maksimal, sehingga terbentuk herd immunity. "Hari ini ditargetkan 100 persen siswa selesai divaksin. Tadi sempat ada kendala internet. Harusnya siswa datang tinggal vaksin. Tapi tadi harus mendaftar terlebih dahulu," ujarnya. 

Sutiaji mengatakan, vaksinasi siswa ini serentak digelar mulai hari ini di seluruh Jawa Timur (Jatim) dengan vaksin jenis sinovac. Ditargetkan seluruh siswa di Kota Malang yang terdiri atas 48.000 siswa SMA sederajat serta 21.000 siswa SMP sederajat sudah mendapatkan vaksin di bulan Agustus ini. 

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pemuda Menangis lalu Lompat ke Laut dari Jembatan Teluk Kendari, Ditemukan Tewas

57 tahun lalu

Bocah SD Tenggelam di Pantai Padang Ditemukan Tewas, Ibunda Menangis Histeris

57 tahun lalu

Haru! Begini Kata Kartini usai Pegi Setiawan Bebas: Anak Saya Sudah Kembali

57 tahun lalu

Bapak Muda Usia 18 Tahun di Empat Lawang Bunuh Bayi Kandung, Kesal Dengar Tangisan

57 tahun lalu

Viral Emak-Emak Muda di Luwu Menangis usai Rumah Hanyut Disapu Banjir Bandang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal