Tangis Haru Warnai Pemakaman Istri Vokalis Seventeen di Ponorogo

Ihya Ulumuddin
Ahmad Subekhi
Suasana rumah duka Dylan Sahara, istri vokalis band Seventeen, Ifan yang meninggal akibat tsunami Selat Sunda. (Foto: iNews/Ahmad Subekhi)

PONOROGO, iNews.id - Tangis haru mewarnai pemakaman korban tsunami Banten, Dylan Sahara Putri, istri vokalis grup band seventeen, Ifan, Selasa (25/12/2018). Sejumlah kerabat yang hadir tak kuasa membendung air mata, begitu jasad Dylan diturunkan ke liang lahat. 

Tiba di rumah duka sekitar pukul 10.00 pagi. Jenazah Dylan langsung disemayamkan di rumah duka Jalan Yos Sudarso, Ponorogo, sebelum akhirnya disalatkan dan dimakamkan selepas salat duhur. Ratusan pelayat turut hadir memberi penghormatan dan mengantarkan ke pemakaman. 

Suami Dylan, Reifian Fajarsyah (Ifan) juga ikut mengantarkan ke pemakaman. Raut kesedihan terlihat jelas di wajahnya, namun, pentolan band Seventeen ini mencoba tetap tegar. "Kami berterima kasih kepada semua kerabat dan tetangga. Saya juga memohon agar kesalahan istri saya dimaafkan," katanya.

Tak hanya istrinya, Ifan juga menyampaikan maaf dan permohonan doa untuk kru Seventeen yang menjadi korban. "Kami memohon doa kepada semua korban. Mudah-mudahan mereka husnul khotimah," katanya. 

Ifan mengaku bersyukur bisa selamat dari musibah tersebut. Sebab sebelumnya, dia sempat terseret arus ke tengah laut. Ifan juga sempat terombang-ambing hampir dua jam. "Alhamdulillah, saya selamat. Allah memberi mujizat hingga saya selamat dan berada di sini," katanya.

Seperti diketahui, Dylan menjadi satu di antara korban meninggal tsunami Banten, Sabtu (22/12/2018) lalu. Saat itu, Dylan tengah mendampingi sang suami, tampil di acara gathering PLN di kawasan Tanjung Lesung Banten. Dylan pun tewas bersama dengan sejumlah kru band Seventeen lainnya.

Editor : Himas Puspito Putra
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Pulau Puah Sulteng, Terasa Kuat di Luwuk hingga Taliabu

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini M5,8 Guncang Bone Bolango Gorontalo, Tidak Berpotensi Tsunami 

57 tahun lalu

Gempa Magnitudo 5,1 Guncang NTT Pagi Ini, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

57 tahun lalu

Gempa M5,1 Guncang Jember, Getaran Terasa di Malang hingga Denpasar

57 tahun lalu

Gempa Bumi Magnitudo 5,2 Guncang Jember Jatim, Tidak Berpotensi Tsunami

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal