PAMEKASAN, iNews.id – Sejumlah desa rawan kekeringan di Pamesakasan menerima bantuan air bersih dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Madura, Jawa Timur (Jatim). Berdasarkan data BPBD Pamekasan, kekeringan dan kekurangan air bersih melanda 311 dusun di 77 desa.
“Dibandingkan 2019, bencana kekeringan yang melanda Kabupaten Pamekasan pada 2020 berkurang. Sebab, kala itu, kekeringan melanda 83 desa di 331 dusun,” kata Bupati Pamekasan Baddrut Tamam di Pamekasan, Rabu (9/9/2020).
Menurutnya, penurunan jumlah wilayah kekeringan ini terjadi karena pemerintah telah berupaya memenuhi kebutuhan air bersih warga. Salah satunya dengan membantu melakukan pengeboran di beberapa desa yang memang rawan kekeringan.
Bupati muda yang berpasangan dengan Wakil Bupati yang mantan Kepala Desa Bujur Barat, Kecamatan Batumarmar Raja'e ini menjelaskan, pada pendistribusian bantuan air bersih kali ini, Pemkab Pamekasan menerjunkan sebanyak 11 armada. Targetnya 11 desa setiap harinya.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Pamekasan, Akmalul Firdaus mengatakan, pendistribusian air bersih akan berlangsung hingga Oktober 2020. Hal itu sesuai dengan SK penetapan darurat kekeringan oleh Bupati Pamekasan.
“Jenis kekeringan yang melanda 311 dusun di 77 desa di Kabupaten Pamekasan kali ini ada dua, yakni kering langka dan kering kritis,” katanya.