Polisi Umumkan Hasil Visum 2 Mahasiswa UIN Malang yang Tewas saat Diklat

Avirista Midaada
Polres Batu dan keluarga almarhum dua mahasiswa UIN Malang saat memberikan keterangan kepada wartawan, Sabtu (13/3/2021). (Foto: Okezone/Avirista Midaada)

KOTA BATU, iNews.id Polres Batu akhirnya mengumumkan hasil visum dua mahasiswa UIN Malang yang tewas saat mengikuti Diklat UKM Pencak Silat Pagar Nusa. Dari hasil visum luar jasad Moch Faisal Lathiful Fakhri dan Miftah Rizki Prathama, tidak ada tanda-tanda kekerasan.

Wakapolres Batu Kompol Suhartono mengatakan, hasil pemeriksaan visum itu diperoleh dari tim medis RSU Karsa Husada Kota Batu dan Puskesmas Karangploso. Polisi juga telah melakukan penyelidikan terhadap kejadian tersebut dengan memeriksa beberapa saksi. Kesimpulannya, tidak ada kekerasan saat kegiatan diklat.

“Setelah dilakukan pemeriksaan saksi-saksi, keterangan hasil visum medis, pada korban tidak ditemukan bukti tanda-tanda kekerasan,” kata Kompol Suhartono saat memimpin rilis perkembangan dua kematian mahasiswa UIN Malang di Mapolres Batu,  Sabtu sore (13/3/2021).

Pernyataan Wakapolres Batu ini diamini oleh Kasatreskrim Polres Batu AKP Jeifson Sitotus.Dari keterangan saksi, bukti, dan hasil visum dari rumah sakit serta puskesmas, tidak ditemukan adanya kekerasan pada jenazah dua korban. Keterangan tersebut termasuk dari pihak Puskesmas Karangploso yang sempat menangani jasad Moch Faisal Lathiful Fakhri.

“Hasil visum saya buka karena sudah seizin keluarga korban. Hasil visum mengatakan tidak ditemukan bukti-bukti adanya kekerasan sebelum, atau ditemukan pada tubuh jenazah. Artinya di dalam jenazah itu, ketika dilakukan pemeriksaan tidak ditemukan adanya bukti telah terjadi perbuatan atau tindak pidana kekerasan. Berdasarkan hasil visum luarnya,” katanya.

Namun, pihaknya memastikan akan menindaklanjuti permintaan dari keluarga Miftah Rizki Prathama, yang masih meminta untuk polisi mengusut kematian mahasiswa jurusan Tadris Matematika, karena dianggap tak wajar. Polisi masih mengumpulkan alat bukti untuk menetapkan tersangka.

“Penyidikan tetap kami laksanakan. Kami fokuskan kepada korban yang dari Bandung. Yang sampai saat ini yang sudah memberikan permohonan resmi dan meminta Polres Batu untuk tidak melakukan penegakan hukum lebih lanjut, baru korban dari Lamongan,” katanya.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pria Ditemukan Tewas di Sungai Sukabumi, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

57 tahun lalu

Perampok Tewaskan Nenek 75 Tahun di Pujon Malang Ditangkap

57 tahun lalu

Kasus Nenek Tewas di Malang Diduga Dirampok, Polisi Cek Rekaman CCTV di TKP

57 tahun lalu

Curi Laptop dan HP di Kota Batu, Tukang Bakso asal Lamongan Ditembak Polisi

57 tahun lalu

Bejat! Oknum ASN di Kota Batu Diduga Lecehkan Pelajar SMA sampai 5 Kali

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal