Petani Durian Jombang Sukses Atasi Serangan Lalat Buah dengan Petrogenol, Begini Caranya

Mukhtar Bagus
Ribuan lalat jantan mati terperangkap dalam botol. (Foto: iNews.id/Mukhtar Bagus).

JOMBANG, iNews.id - Seorang petani durian di Kabupaten Jombang punya cara jitu untuk melindungi buahnya dari serangan lalatbuah. Selama ini hama lalat buah menjadi musuh utama para petani durian, sehingga kerap membuat mereka gagal panen dan rugi. 

Mengantisipasi ancaman itu, Samsiran, petani durian asal Desa Sambirejo, Kecamatan Wonosalam, berinovasi. Dia menggunakan cairan petrogenol, sejenis bahan kimia pemikat lalat jantan yang memiliki aroma lalat betina. 

Samsiran, petani durian di Jombang menyuntikkan cairan petrogenol dalam perangkap. (Foto: iNews.id/Mukhtar Bagus).

Caranya yakni dengan membuat jebakan dari botol minuman bekas yang diberi lubang kecil di beberapa sisinya. Setelah botolnya siap, cairan petrogenol diteteskan ke kapas, lalu digantung di dalam botol. 

Di bagian bawah botol diberi air. Tujuannya agar jika lalatnya jatuh akan mati. Botol-botol tersebut kemudian diletakkan di sekitar kebun yang ingin dilindungi dari lalat buah. 

Melalui aroma dari botol tersebut, lalat-lalat jantan yang berkeliaran akan masuk ke dalam botol dan banyak yang mati, sehingga lalat-lalat betina tidak ada yang mengawini dan tidak bisa bertelur lagi. 
 
"Sebab, yang membuat buah busuk selama ini yakni lalat betina yang bertelur pada buah. Lalu, telurnya menjadi larva atau ulat kecil sehingga membuat buah busuk," katanya. 
 
Samsiran mengaku, cara ini merupakan inisiatifnya sendiri berdasarkan pengalaman yang sudah ia lakukan selama lebih dari 10 tahun. Dia mengatakan, selama lebih dari 10 tahun, banyak petani buah durian di Kecamatan Wonosalam banyak yang gagal panen. Sebaliknya, buah durian miliknya tetap bisa dipanen dengan kondisi utuh tanpa ada yang membusuk. 
 
Tak hanya terhadap buah durian, cara ini juga bisa dilakukan untuk melindungi jenis-jenis buah yang lainnya, seperti manggis, alpukat atau buah jambu. Tujuannya yakni untuk memancing lalat-lalat jantan agar terjebak ke dalam botol sehingga tidak ada yang mengawini lalat betina. 

"Agar lalat betina tidak bisa bertelur yang larvanya dapat merusak buah," ujarnya. 

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Unik! Satu Pohon Durian di Banjarnegara Hasilkan 15 Rasa Berbeda

57 tahun lalu

Karantina Kepri Tolak Hampir 1 Ton Durian Ilegal asal Singapura, Ternyata Ini Alasannya

57 tahun lalu

Cari Durian, 3 Warga Padang Hilang Tersesat di Hutan Bukit Lampu

57 tahun lalu

Kecelakaan di Jambi, Mobil Pikap Angkut Buah Terjun ke Jurang Sedalam 100 Meter

57 tahun lalu

10 Oleh-oleh Khas Banjarnegara dan Sekitarnya, Buah hingga Camilan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal