Penyebab Carok Sesama Pedagang Pasar Karangploso Malang, Diduga Motif Dendam

Avirista Midaada
Salah satu pelaku carok saat dimintai keterangan di Polsek Karangploso. (Foto: Polsek Karangploso).

MALANG, iNews.id - Motif pelaku carok sesama pedagang Pasar Karangploso, Kabupaten Malang, Jawa Timur akhirnya terungkap. Pelaku Agus Junaedi (41) pedagang tempe membacok perut korban RH (39) pedagang sayuran di area gantangan burung karena dendam.

Kapolsek Karangploso AKP M Sochib mengatakan, baik pelaku dan korban merupakan pedagang di Pasar Karangploso. Keduanya diduga permasalahan pribadi sehingga terjadi peristiwa carok atau penganiayaan dengan senjata tajam jenis pisau, Selasa (17/12/2024) dini hari.

"Korban memang sejak awal sudah mempunyai masalah pribadi dengan pelaku," ujar M Sochib, Rabu (18/12/2024). 

Sebelum dibacok dengan pisau, korban awalnya diajak ke tempat gantangan burung di area pasar yang sepi. Dari keterangan pelaku, korban sempat menantang dirinya dengan mengeluarkan kalimat 'Ayo golek nggen sepi kono lho (ayo cari tempat sepi di sana). Hal ini diduga membuat pelaku emosi atas tantangan dari korban.

"Pelaku langsung membacok korban sebanyak satu kali menggunakan benda tajam jenis pisau sepanjang 30 sentimeter. Akibatnya korban mengalami luka robek di bagian perut sebelah kiri," katanya.

Seusai membacok korban, Agus Junaedi langsung kabur dan menyerahkan diri ke Mapolsek Karangploso. Sementara korban berhasil ditolong warga sekitar pasar dan dievakuasi ke rumah sakit. Kondisi korban menderita luka sabetan di perut kiri dan baru saja menjalani operasi di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang.

"Korban mengalami luka robek di bagian perut sebelah kiri, sedangkan terlapor menyerahkan diri ke Polsek Karangploso. Pelaku kami jerat Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan," ucapnya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kebakaran di Bondowoso, 2 Rumah Hangus gegara Lupa Matikan Tungku saat Masak Daging Kurban

57 tahun lalu

Sapi Kurban Prabowo 1,1 Ton di Lamongan Jadi Tontonan Warga Sekampung saat Disembelih

57 tahun lalu

Gempa Bumi Magnitudo 5,2 Guncang Jember Jatim, Tidak Berpotensi Tsunami

57 tahun lalu

Heboh Sapi Kurban Mengamuk di Lamongan, Nyaris Masuk Salon Kecantikan

57 tahun lalu

Pengakuan Kades di Jombang soal Koperasi Desa Belum Buka meski Sudah Diresmikan Presiden

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal