Pascateror Bom, Polisi Tutup Sementara Seluruh Gereja di Surabaya

Ihya Ulumuddin
Korban ledakan bom di Gereja Santa Maria, Minggu (13/5/2018). (Foto: Istimewa)

SURABAYA, iNews.id – Polda Jawa Timur menginstruksikan kepada seluruh pengelola gereja untuk menutup aktivitas sementara waktu. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya teror baru pascaledakan di empat gereja di Surabaya.

“Ini perintah dari pak Kapolda. Seluruh gereja ditutup dulu. Tidak boleh ada aktivitas. Lagipula, saat ini sudah tidak ada kegiatan ibadah lagi di gereja,” kata Kabid Humas Polda Jatim Frans Barung Mangera di lokasi kejadian, Minggu (13/5/2018).

Tak hanya itu, Polda Jatim, lanjut Barung juga sudah menginstruksikan kepada Polrestabes Surabaya dan jajaran untuk melakukan pengamanan menyeluruh di Surabaya. Pihaknya tak ingin ada peristiwa serupa di lokasi lain.

Mengenai penyebab dan pelaku pengeboman, Barung belum berani memastikan. Pasalnya hingga saat ini polisi masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), termasuk mengidentifikasi korban yang diduga menjadi pelaku.

“Identifikasi akan kami lakukan secara cermat dan hati-hati.  Nanti, 30 menit lagi akan kami update,” ucapnya.

Editor : Himas Puspito Putra
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Update Ledakan di Biak Papua, Sudah 34 Potongan Tubuh Ditemukan di TKP

57 tahun lalu

Update Ledakan Bom Sisa Perang di Biak, SAR dan Gegana Temukan 32 Potongan Tubuh

57 tahun lalu

Update Ledakan Bom Peninggalan Perang di Biak, 6 Korban Tewas dan 3 Orang Masih Hilang

57 tahun lalu

Ledakan Bom Sisa Perang Dunia II di Biak Numfor Rusak 12 Rumah dan Gereja, 5 Tewas 19 Luka

57 tahun lalu

Kondisi Terkini Ledakan Bom Sisa Perang Dunia II di Biak, 55 Warga Mengungsi karena Trauma

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal