PACITAN, iNews.id – Bencana longsor di Pacitan, Jawa Timur, terus berlanjut. Rabu (29/11/2017) pagi tadi, material batu dan tanah di sejumlah tebing perbukitan Pacitan Ambrol, memutus akses utama jalan menuju Pacitan. Sedikitnya ada delapan titik longsoran baru terjadi.
Longsoran baru ini terjadi di kawasan Arjosari. Hampir seluruh ruas jalan utama menuju Pacitan ini tertutup batu, tanah dan pepohonan yang tumbang. Kondisi ini memaksa warga berjibaku membersihkan longsoran, mengingat akses warga terputus.
“Alat berat tidak bisa masuk karena terhalang banjir. Kami terpaksa menggunakan tangan dan alat seadanya. Akses ini harus dibuka. Kalau tidak, warga di kampung ini (Arjosari) semakin terisolasi,” ungkap Sudarto, salah seorang warga.
Tak hanya longsoran, warga di wilayah Arjosari saat ini juga ditakutkan dengan banjir banjir bandang. Sebab, sejak malam hingga pagi tadi, hujan deras terus mengguyur. Pemandangan ini terjadi di Desa Gegeran, Kecamatan Arjosari. Luapan air hujan setinggi betis mengalir deras di tengah-tengah perkampungan. Akibatnya, banyak perabot milik warga yang hanyut.
“Sudah sepuluh hari hujan seperti ini terus. Semua pada ketakutan, ada banjir bandang dan menerjang permukiman warga. Kami semua hanya bisa berdoa, hujan segera reda dan evakuasi bisa dilakukan,” kata Suharto.