GRESIK, iNews.id - Nur Khalim, guru korban persekusi berbesar hati memberi maaf kepada AA, muridnya yang telah memperlakukannya tak terpuji. Guru honorer mata pelajaran IPS itu mengaku tidak sakit hati dan telah memaafkan perbuatan salah satu anak didiknya.
Pernyataan ini disampaikan Nur Khalim seusai memberi keterangan kepada polisi. "Saya sudah memaafkan," katanya di Kantor Mapolsek Wringin Anom, Gresik, Minggu (10/2/2019).
Nur Khalim menjelaskan, tindakan persekusi itu terjadi saat dirinya mengur AA yang sedang merokok di dalam kelas. Dengan perkataan baik, dia meminta AA untuk mematikan rokok. Namun, niat baik tersebut justru mendapat respons negatif.
AA berdiri dari tempat duduknya dan menghampiri Nur Khalim untuk menantangnya. Tak sekadar mengucapkan kata-kata buruk, AA juga menarik kerah baju dan memegang kepala, serta leher Nur Khalim.
Meski begitu, Nur Khalim tetap diam. Dia tidak meladeni apalagi menyerang balik AA. Nur Khalim pasrah dan membiarkan muridnya melakukan hal tak pantas. "Saya sengaja diam dan tidak bereaksi karena khawatir timbul persoalan baru," katanya.