Mengamuk dan Bacok Kepala Desa, Orang Gila Ramai-Ramai Diikat Warga

Sholahudin
Masud, penderita gangguan jiwa saat berhasil ditangkap warga Desa Sambiroto, Kecamatan Sooko, Mojokerto, Kamis (29/11/2018). (Foto: iNews/SHolahudin)

MOJOKERTO, iNews.id – Seorang pria dengan gangguan jiwa di Desa Sambiroto, Kecamatan Sooko, Mojokerto, Jawa Timur, diamankan warga dan anggota TNI lantaran mengamuk dan nekat menyerang warga. Orang gila itu bahkan sempat membacok kepala desa setempat sebelum akhirnya dibawa ke rumah sakit jiwa.  

Suasana tegang mewarnai upaya warga menangkap Masud (30), warga Desa Sambiroto, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, yang diduga mengalami gangguan jiwa. Puluhan warga dan anggota TNI mengepung yang bersangkutan di rumahnya.

Setelah persiapan selesai dan tali disiapkan, tim medisi dibantu warga dan anggota TNI segera masuk ke rumah Masud dan mengikatnya dengan kuat. Oleh warga dan aparat TNI yang ada di lokasi, Masud terpaksa diikat ramai-ramai untuk dibawa Ke Rumah Sakit Jiwa Lawang, Kabupaten Malang.

Masud terpaksa diamankan, warga karena mengamuk dan membacok Kepala Desa Sambiroto, Pitung Haryono. Sejumlah warga yang ketakutan lantas memanggil tim medis puskesmas dan anggota TNI Koramil Sooko.

Peristiwa ini bermula saat tim penanganan orang sakit jiwa, melakukan latihan praktek penanganan gangguan jiwa. Namun, saat datang ke rumah Masud, yang merupakan salah satu penderita gangguan jiwa, yang bersangkutan tiba-tiba mengamuk.

“Tadinya disuruh mandi, tapi ternyata dia tiba-tiba mengamuk dan mengambil parang. Akhirnya peserta pelatihan menjauh dan minta bantuan warga,” kata Nuraini, salah seorang peserta pelatihan, Kamis (29/11/2018).

Tak berselang lama, Kepala Desa setempat datang ke lokasi. Pelaku yang memegang senjata tajam lantas menghampiri kepala desa dan langsung membacoknya. “Kami juga tidak tahu, Pak Desa tiba-tiba datang. Terus langsung dibacok dan terluka tangannya,” kata Nuraini.

Selanjutnya dengan tangan dan kaki terikat, Masud langsung dibawa ke rumah sakit jiwa. Ini dilakukan lantaran warga khawatir yang bersangkutan melarikan diri dan mengamuk kembali.

Editor : Himas Puspito Putra
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pemotor Asal Mojokerto Tewas di Pinggir Jalan Kulonprogo, Diduga Korban Kecelakaan

57 tahun lalu

Pria di Mojokerto Tega Aniaya Mertua dan Istri, 1 Tewas dan 1 Kritis

57 tahun lalu

Alvi Maulana Pemutilasi Pacar Divonis Penjara Seumur Hidup, Kuasa Hukum Ajukan Banding

57 tahun lalu

Alvi Maulana Pemutilasi Pacar Jadi 500 Bagian Divonis Penjara Seumur Hidup

57 tahun lalu

Viral Emak-Emak Pengemudi Mobil dan Pemotor Cekcok di Mojokerto, Berujung ke Ranah Hukum

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal