Lincah dan Sangar, Helikopter Apache TNI AD Manuver Muntahkan Peluru dan Roket di Situbondo

Kurnia Illahi
Helikopter AH-64E Apache dengan teknologi laser range finder yang terintegrasi dalam FLIR mampu menemukan sasaran. (Foto: Dok. TNI).

SITUBONDO, iNews.id- Helikopter AH-64E Apache diterjunkan dalam Latihan Gabungan TNI 2023 di Puslatpur Situbondo, Jawa Timur, Minggu (30/7/2023). Dengan teknologi laser range finder yang terintegrasi dalam FLIR, Helikopter AH-64E Apache mampu menemukan sasaran. 

Helikopter TNI AD itu dengan lincah dan sangar melancarkan serangan dengan prinsip bantuan tembakan, yaitu cepat dan tepat terkoordinir dalam manuver Bantem.

Dikutip dari laman TNI, Senin (31/7/2023), Helikopter AH-64 Apache tergabung dalam Satgas Penerbad melaksanakan operasi bantuan tembakan dalam rangka membantu operasi Satgasrat untuk menghancurkan sasaran yang tidak bisa dijangkau oleh sarana tembakan yang lain. 

Dalam melaksanakan bantuan tembakan, Helikopter AH-64E Apache melakukan manuver shallow diving dengan memuntahkan peluru Cannon 30mm dan roket Hydra 2,75.

Bantem Penerbad dipimpin oleh Komandan Satgas Dukbantem Penerbad Letkol Cpn Tony Safrudin dibantu Wadan Satgas Penerbad Mayor Cpn Rian Wijaksono Hartanto serta diawaki oleh kru yang militan dan profesional. 

Sementara, kru Helikopter Apache 1 HS-7212, yaitu sebagai pilot Kapten Cpn Angkasa, Co Pilot Gunner Lettu Cpn Hendrik. Sedangkan Helikopter Apache 2 HS-7209 dipiloti oleh Kapten Cpn Alex, Co Pilot Gunner Kapten Cpn Sidik dibantu beberapa personel dari Penerbad yang militan dan profesional.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

TNI AD Investigasi Peluru Nyasar Lukai 2 Warga di Kampus UNP, Libatkan Polda Sumbar

57 tahun lalu

Kronologi Prajurit TNI Tewas Ditembak Sesama Prajurit di Palembang, Berawal dari Cekcok

57 tahun lalu

TNI AD Bantu Bersihkan Sekolah Terdampak Bencana di Tapteng dan Tapsel

57 tahun lalu

TNI AD Bangun Jembatan Gantung Lo Pasir Banyumas, Program Prabowo Sejahterakan Warga

57 tahun lalu

Kasus Kematian Prada Lucky, 17 Anggota TNI Divonis 6-9 Tahun Penjara dan Dipecat 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal