Korban Tewas Akibat Pohon Tumbang di Mojokerto Bertambah Jadi 3 Orang 

Sholahudin
Petugas membersihkan pohon yang tumbang di kawasan Petirtaan Jolotundo, Mojokerto, Minggu (14/11/2021) malam. (Foto: BPBD).

MOJOKERTO, iNews.id - Jumlah korban tewas akibat pohon tumbang di kawasan wisata Petirtaan Jolotundo, Desa Seloliman, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto bertambah menjadi tiga orang. Korban terakhir Yusuf Kalimin (22) meninggal dunia saat menjalani perawatan di rumah sakit. 

Selain tiga korban tewas, insiden pohon tumbang juga menyebabkan lima orang luka parah. Mereka kini dirawat di RS Prof Sukandar dan RS Mawadah, Ngoro. 

Camat Trawas Agus Subiyakto mengatakan, sebelum pohon tumbang hujan lebat terjadi selama dua jam lebih. Usai hujan tiba-tiba saja pohon tumbang dan menimpa warung milik Supartininsih. Saat pohon tumbang terdapat delapan pengunjung dalam warung. Mereka semuua ikut tertimpa pohon. 

"Kejadiannya jam 5 sore. Waktu itu hujan lebat. Sebelumnya sebenarnya sudah dilalukukan mitigasi. Semua sudah diingatkan, termasuk pemilik warung tentang pohon yang rawan tumbang," katanya. 

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto menyebut tumbangnya pohon disebabkan angin yang bertiup kencang dan kondisi tanah gembur. Bencana ini terjadi pada Minggu (14/11), pukul 16.30 WIB. 

Lokasi kejadian berada di Desa Seloliman, Kecamatan Trawas, Mojokerto. Tak hanya korban meninggal dan luka berat, dua warga juga dilaporkan mengalami luka ringan akibat peristiwa ini. Sedangkan kerusakan material berupa 1 unit warung dengan kategori rusak berat. 

Pascakejadian, BPBD bersama dinas terkait dan masyarakat berhasil mengevakuasi korban luka-luka. Selanjutnya para korban dirawat di rumah sakit terdekat. Selain pertolongan dan penyelamatan, petugas di lapangan membersihkan pohon tumbang serta material bangunan yang berserakan tersebut hingga pukul 20.30 WIB. 

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Identitas Korban Tewas dan Luka Kecelakaan Jip Wisata Bromo, Ini Nama-namanya

57 tahun lalu

Viral Pemuda Tewas Dikira Dibegal di Pantura Cirebon, Ternyata Korban Kecelakaan

57 tahun lalu

Bocah di Cianjur Hilang 2 Hari Ternyata Tenggelam di Sungai, Pencarian Masih Dilakukan

57 tahun lalu

Pohon Tumbang Diterjang Angin Kencang di Cimahi Timpa 11 Orang, PKL hingga Siswa SD

57 tahun lalu

Detik-Detik Mencekam Angin Kencang Terjang Ngawi, Puluhan Rumah Rusak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal