Khofifah Kerahkan 32 Juta Muslimat NU Menangkan Jokowi-Ma'ruf

Ihya Ulumuddin
Ketua Umum Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa. (Foto: iNews.id/Ihya' Ulumuddin)

TULUNGAGUNG, iNews.id - Gubernur Jawa Timur terpilih Khofifah Indar Parawansa akan mengerahkan semua potensi dukungan untuk pasangan capres-cawapres Jokowi-KH Ma'ruf Amin di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

Tak hanya lewat Jaringan Kiai Santri Nusantara (JKSN) tetapi juga potensi suara Muslimat NU se-Indonesia. "Saya akan maksimalkan semua riil massa yang ada. Di antaranya sebanyak 32 juta emak-emak yang masuk dalam Muslimat NU. Sampai di kecamatan itu ada Muslimat lho," katanya seusai menghadiri acara di IAIN Tulungagung, Minggu (23/9/2018).

Khofifah memang tidak secara tegas mewajibkan Muslimat NU untuk berada di barisan Jokowi-Ma'ruf. Namun dia akan berupaya agar Muslimat NU memiliki pilihan yang sama dengan ketua umumnya. "Untuk Muslimat, insya Allah Muslimat biasanya berseiring dengan apa yang menjadi orientasinya ketua umumnya, kekuatan itu akan berseiring," tandasnya.

Di luar itu, mantan menteri sosial ini juga  mengajak semua elemen yang punya tujuan dan tekad sama untuk memaksimalkan jaringan yang dimiliki di semua lini. "Lewat JKSN, kami juga akan berupaya menyapa elemen yang ada dalam jaringan kiai, santri dan jaringannya," katanya.

Ditanya target, Khofifah mengaku tidak mau menyebutkan angka. Namun dia memastikan bahwa yang masuk dalam relawan JKSN ini banyak orang dan kuat. Karena itu, dia optimistis Jokowi-Ma'ruf bisa menang secara siginifikan. 

"Dulu kalau pas ditanya saat pilgub, saya jawabnya targetnya menang siginifikan. Sama, kali ini kami juga kalau ditanya target ya ingin menang signifikan," ungkapnya.

Soal Tim Kampanye Daerah (TKD), Khofifah mangaku sejak awal tidak pernah masuk di dalam tim. Pasalnya dia sudah fokus dalam relawan JKSN. "Jadi kalau dibilang mundur dari TKD rasanya kurang pas. Kebutuhannya kan sama, mengantarkan Pak Jokowi-Kiai Ma'ruf gitu kan. Maka maksimalkan saja, elemen yang harus kita sapa itu banyak sekali," tandasnya.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kadis ESDM Jatim Ditahan Kasus Pungli Izin Tambang, Ini Reaksi Khofifah

57 tahun lalu

Pemprov Jatim Tetapkan WFH ASN Setiap Rabu, Hemat BBM 108.000 Liter per Bulan

57 tahun lalu

Khofifah Dorong Edukasi Kebencanaan Masuk Kurikulum, Siapkan Generasi Tanggap Bencana

57 tahun lalu

Momen Tradisi Riyayan di Grahadi, Warga Jatim Antre Salaman dengan Khofifah

57 tahun lalu

Sidang Korupsi Dana Hibah Jatim, Khofifah Bantah Terima Fee Ijon 30 Persen

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal