Kenakan Blangkon, Ahmad Dhani Dapat Pengawalan Ketat di Sidang Ketiga

Ihya Ulumuddin
Pramono Putra
Ahmad Dhani dikawal dari Rutan Medaeng menuju PN Surabaya, Jawa Timur (Jatim), Kamis (14/2/2019). (Foto: iNews/Pramono Putra)

SURABAYA, iNews.id – Musisi Ahmad Dhani keluar dari Rumah Tahanan (Rutan) Kelas 1 Medaeng Sidoarjo untuk menjalani sidang ketiga di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Jawa Timur (Jatim), Kamis (14/2/2019). Mengenakan kemeja putih, Dhani keluar rutan sekitar pukul 08.40 WIB dengan pengawalan ketat.  

Ada yang beda dari tampilan Dhani hari ini. Dia tidak lagi mengenakan peci hitam seperti pada sidang kedua, Selasa (12/2/2019) lalu. Dia memilih mengenakan blangkon hitam, khas adat Yogyakarta.

Begitu keluar rutan, Dhani langsung digiring masuk ke mobil penjemputan. Tak sepatah kata pun disampaikan Dhani. Dia hanya melempar senyum kepada para wartawan yang menunggunya. Dari senyumnya, kali ini Dhani terlihat lebih siap.

Sesuai agenda, hari ini Dhani menjalani sidang ketiga kasus pencemaran nama baik, dengan agenda mendengarkan tanggapan Jaksa Penuntut Umum (JPU) atas eksepsi Ahmad Dhani Selasa lalu. “Ya, hari ini mendengarkan tanggapan jaksa atas eksepsi,” kata salah seorang kuasa hukum Ahmad Dhani.

Sementara itu,  pantauan iNews di PN Surabaya, pengamanan ketat sudah dilakukan sejak pagi.  Ratusan personel Polda Jatim disiagakan di gerbang PN hingga lorong menuju ruang sidang. Pengamanan ini dilakukan untuk mengantisipasi keributan yang terjadi.  

Seperti diketahui, pada sidang kedua musisi Ahmad Dhani di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya diwarnai keributan. Puluhan orang pendukung Ahmad Dhani dari ormas dari Laskar Pembela Islam (LPI) marah dan bersitegang dengan jaksa.

Insiden ini terjadi saat Ahmad Dhani keluar dari ruang sidang. Saat itu, suami Mulan Jameela berhenti dan ingin berbicara kepada media. Namun,  jaksa tidak memberi kesempatan. Dhani terus diminta berjalan menuju mobil tahanan. 

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jambret iPhone WNA Jerman di Kota Lama Surabaya, Kedua Kaki Pemuda Ini Ditembak

57 tahun lalu

Tradisi Toron Idul Adha, Ribuan Warga Madura Padati Jembatan Suramadu Surabaya

57 tahun lalu

WNA India Ditemukan Tewas di Ruang Detensi Imigrasi Surabaya jelang Deportasi

57 tahun lalu

Remaja di Lampung Rekrut 2 Anak Jadi Terapis Plus-Plus di Surabaya, Diimingi Gaji Besar

57 tahun lalu

Kebakaran Gedung PPJT RSUD Dr Soetomo Surabaya Tewaskan Pasien, Asap Pekat dari Lantai 5

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal