Keluarga TKI Terpukul Dengar Kabar Zaini Dihukum Pancung di Arab Saudi

Taufik Syahrawi
Dua putra Zaini Misrin di Bangkalan, Madura, tampak sangat berduka mendengar kabar ayah mereka dihukum pancung di Arab Saudi. (Foto: iNews/Taufik Syahrawi)

BANGKALAN, iNews.id – Kabar tentang Zaini Misrin, Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang dihukum pancung di Arab Saudi, membuat keluarga di Bangkalan, Madura, kaget dan terpukul. Keluarga sebelumnya tidak mendapat pemberitahuan terlebih dahulu dari Pemerintah Arab Saudi mengenai eksekusi tersebut.

Saat ini, keluarga almarhum Zaini Misrin masih berkumpul di rumah duka, Desa Kebun, Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan, Madura. Sejumlah anggota keluarga masih terus menangis setelah mendengar kabar Zaini Misrin dihukum pancung Pemerintah Arab Saudi, setelah sempat menjalani 13 tahun penjara.

Keluarga sangat kecewa karena Pemerintah Arab Saudi tidak menyampaikan pemberitahuan terlebih dahulu mengenai rencana eksekusi Zaini Misrin di Indonesia. Bahkan, berita duka itu pertama kali mereka ketahui dari adik almarhum yang juga bekerja di Arab Saudi melalui telepon.


Foto Zaini Misrin semasa hidup. (Foto: iNews/Taufik Syahrawi)

Zaini Misrin berangkat menjadi TKI ke Arab Saudi tahun 2003 lalu. Namun, dua tahun kemudian, dia dituduh telah membunuh majikannya Abdullah Bin Umar Al Sindy. Tahun 2008, Zaini Misrin lalu divonis hukuman pancung. Padahal menurut pengakuan almarhum, dia tidak melakukan pembunuhan tersebut dan hanya dipaksa untuk mengakuinya. Setelah terjadi penundaan eksekusi tiga kali, Zaini Misrin akhirnya menjalani hukuman pancung pada Minggu, 18 Maret 2018.

Sejak penangkapan dan penahanan Zaini Misrin, keluarga korban sudah tiga kali bertemu langsung dengannya di tahanan. Keluarga sebelumnya berharap masih bisa bertemu lagi dengan Zaini Misrin. “Kami kaget dan sedih mendapat kabar bapak saya sudah meninggal. Kami minta bantuan dari pemerintah Indonesia, sebaiknya bagaimana menghadapi masalah ini,”kata Syaiful Thoriq, putra almarhum Zaini Misrin, Senin (19/3/2018).

Hal senada diungkapkan Mustofa, putra almarhum Zaini Misrin. “Saya sedih dan kaget dengar kabar almarhum sudah meninggal. Saya pertama kali dapat kabar dari adiknya almarhum Bapak saya lewat video call. Semasa hidup, saya sudah tiga kali bertemu dengan Bapak,” kata Mustofa.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Identitas Pedagang Cilok Ditemukan Tewas di Kontrakan Cikupa, Perantau asal Madura

57 tahun lalu

Tradisi Toron Idul Adha, Ribuan Warga Madura Padati Jembatan Suramadu Surabaya

57 tahun lalu

Emosi saat Bercanda, Pria di Sampang Madura Pukul Tetangga Pakai Cobek

57 tahun lalu

Mencekam! Puting Beliung Mengamuk di Persawahan Bangkalan, Tanaman hingga Gubuk Rusak

57 tahun lalu

Kebakaran Gudang Bahan Bangunan di Bangkalan, Diduga akibat Tinner Tersambar Bara Rokok

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal