Kabar Tunjangan Profesi Guru Dihapus, Presiden Jokowi: Itu Hoaks

Ihya Ulumuddin
Hari Tambayong
Presiden Jokowi menyapa ratusan guru dan warga saat menuju Universitas PGRI Adibuana (Unipa) Surabaya, Kamis (6/9/2018). (Foto: iNews.i/Ihya’ Ulumuddin)

SURABAYA, iNews.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan tunjangan profesi guru jalan terus. Isu tentang penghentian tunjangan kesejahteraan bagi para guru yang beredar dia media sosial itu hoaks dan sengaja diembuskan orang-orang tak bertanggung jawab.

Penegasan ini disampaikan Jokowi saat menjadi keynote speaker pada perkuliahan pertama di Universitas PGRI Adibuana (Unipa) Surabaya, Kamis (6/9/2018). Jokowi mengaku akan tetap memberi perhatian serius bagi kesejahteraan para guru.

“Di medsos banyak beredar bahwa Kementerian Keuangan menghentikan tunjangan. Katanya anggaran habis untuk kegiatan Asian Games. Saya ingin menegaskan lagi bahwa kabar itu adalah kabar bohong. Hoaks. Kalau benar, saya siap berdiri di depan untuk membela agar para guru bisa mendidik anak bangsa Indonesia. Hidup guru, hidup PGRI,” kata Jokowi disambut tepuk tangan ribuan guru.

Jokowi mengatakan, kesejahteraan guru menjadi salah satu fokusnya yang pasti direalisasikan. Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) terlahir sebagai bagian dari perjuangan bangsa Indonesia di tahun 1945. PGRI sangat strategis dan sangat cepat menggerakkan organisasinya dalam membangun kecerdasan bangsa.

Pernyataan Jokowi ini pun disambut bahagia ribuan guru. Ketua Umum PGRI Unifah Rosyidi sangat mengapresiasi pernyataan Presiden Jokowi tersebut. Baginya, pernyataan itu menjadi penguat bagi para profesi guru sekaligus menjawab keraguan dari semua isu yang beredar.

“Kami di PGRI sebenarnya sudah sering kali meyakinkan bahwa isu tersebut hoaks, tapi pernyataan dari bapak sangat menyejukkan hati para guru. Sekali lagi tunjangan guru tidak pernah dihentikan,” ujar Unifah.

Unifah pun menambah dan memberikan klarifikasi mengenai bagaimana isu tunjangan profesi guru dihentikan, bisa tersebar. Dia menduga kabar itu meluas karena saat ini untuk mendapatkan tunjangan profesi guru melalui proses yang sulit dan harus melalui sertifikasi.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kecelakaan Maut Truk Tangki dan Motor di Surabaya, 1 Orang Tewas 1 Luka

57 tahun lalu

Jambret iPhone WNA Jerman di Kota Lama Surabaya, Kedua Kaki Pemuda Ini Ditembak

57 tahun lalu

Tradisi Toron Idul Adha, Ribuan Warga Madura Padati Jembatan Suramadu Surabaya

57 tahun lalu

Viral Sebar Hoaks Mengaku Dibegal, Remaja di Jember Diamankan Polisi

57 tahun lalu

Heboh Teror Pocong di Jember, 3 Remaja Penyebar Hoaks Gunakan AI Ditangkap

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal