Istri Almarhum KH Hasyim Muzadi Turun Gunung Menangkan Khofifah

Ihya Ulumuddin
Nyai Hj Mutammimah Hasyim Muzadi. (Foto: iNews/Ihya’ Ulumuddin)

SURABAYA, iNews.id – Istri almarhum KH Hasyim Muzadi, Nyai Hj Mutammimah turun gunung untuk membantu memenangkan pasangan Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak di Pemilihan Gubernur (Pigub) Jawa Timur (Jatim), Juni nanti. Tak hanya menggalang suara dari massa perempuan di Malang, Mutammimah juga akan menggerakkan seluruh Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) di Jatim.

Menurut Mutammimah, di alam demokrasi ini, sudah saatnya perempuan tidak hanya menjadi penonton atau pemilih, tetapi menjadi yang dipilih. Karena itu, Pilgub Jatim menjadi kesempatan bagi perempuan untuk unjuk gigi.

“Maka bagi anggota Mulimat NU, wajib hukumnya untuk mendukung Ibu (Khofifah) di Pilgub Jatim. Sebab, Khofifah adalah Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muslimat NU. Beliau orang yang cerdas, jujur dan amanah. Beliau adalah tokoh perempuan yang menjadi role model kita,” kata Mutammimah, Selasa (16/1/2018).

Mutammimah menjelaskan, dalam setiap kesempatan, seruan untuk mendukung Khofifah Indara Parawansa di Pilgub Jatim terus dilakukan. Dia juga optimistis langkah memenangkan bakal calon gubenur (cagub) Jatim tersebut mendapat respons positif dari seluruh cabang Mulimat NU di Jatim.

“Ada 43 cabang Muslimat NU di Jawa Timur. Semua sudah berkomitmen untuk memberikan dukungan. Kalau ternyata ada Pimpinan Cabang (PC) yang melenceng, kami akan segera melakukan pembenahan. Tetapi rasanya tidak mungkin lah,” ungkapya.

Pasalnya, seluruh pimpinan cabang Muslimat NU telah menggelar pertemuan dan juga menyatakan komitmennya mendukung pasangan Khofifah-Emil Dardak. “Enggak mungkin kita akan mendukung orang lain, sementara ibu kita itu maju. Secara etika, secara moral. Apalagi beliau ini bukan hanya muslimat, bukan hanya tokoh, beliau figur nasional yang dimiliki oleh Nahdlatul Ulama,” katanya.

Ditanya mengenai hasil survei yang menyebutkan Khofifah masih di bawah Gus Ipul, Hj Mutammimah justru bertanya balik. “Dilihat dulu surveine sopo (surveinya siapa),” ujarnya. Namun, jika hasil survei tersebut benar, hal ini menjadi motivasi bagi seluruh Muslimat NU untuk lebih giat menggerakkan komunitas. Caranya dengan meningkatkan intensitas penyuluhan. “Sering kita turun, kita pahamkan. Ya itu tadi, beliau itu adalah tokoh kita dan sangat tidak etis, tidak bermoral, kalau muslimat tidak mendukung ibunya. Insya Allah paham,” ungkapnya.

Bahkan Hj Mutammimah juga menceritakan bagaimana almarhum Hasyim Muzadi sebelum wafat telah berpesan agar Khofifah kembali menjadi kontestan Pilgub Jatim. Sebab, sebagian besar warga Jatim adalah Nahdliyin. “Kesejahteraan ini tidak untuk Nahdliyin, tetapi untuk masyarakat Jawa Timur. Kalau masyarakat Jawa Timur sejahtera, maka otomatis warga Nahdliyin juga yang merasakan,” paparnya.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Besarkan Perindo Jatim, Ahmad Zazuli Ingin Dikenang sebagai Pejuang UMKM

57 tahun lalu

Kadis ESDM Jatim Ditahan Kasus Pungli Izin Tambang, Ini Reaksi Khofifah

57 tahun lalu

Pemprov Jatim Tetapkan WFH ASN Setiap Rabu, Hemat BBM 108.000 Liter per Bulan

57 tahun lalu

Khofifah Dorong Edukasi Kebencanaan Masuk Kurikulum, Siapkan Generasi Tanggap Bencana

57 tahun lalu

Momen Tradisi Riyayan di Grahadi, Warga Jatim Antre Salaman dengan Khofifah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal