Ini 4 Poin Seruan Kiai Sepuh Pendukung Jokowi dan Prabowo Pascapemilu

Ihya Ulumuddin
Kiai sepuh pendukung Jokowi dan Prabowo berkumpul di kediaman Ketua PBNU Saifullah Yusuf untuk menyerukan persatuan pascapemilu 2019. (Foto: iNews.id/Ihya' Ulumuddin)

SURABAYA, iNews.id – Kiai sepuh pendukung Pasangan Jokowi-Ma’ruf dan Prabowo-Sandi menandatangani seruan penting pascapemilu 2019.

Harapannya, ketegangan antarkedua kubu berakhir pascapemilu dan persatuan, serta kesatuan bangsa tetap terjaga.

Ada empat butir seruan yang ditandatangani para kiai sepuh 01 dan 02 di kediaman Ketua PBNU Saifullah Yusuf (Gus Ipul), Jumat (19/4/2019) petang.

Berikut empat poin seruan para kiai sepuh:

  1. Bersyukur kehadirat Allah SWT atas terselenggaranya Pemilu 2019  yang aman, tertib dan lancar dan bersedia menerima siapa pun yang ditakdirkan Allah SWT untuk menjadi pemimpin Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) atas dasar keputusan resmi KPU. 2. Terima kasih kepada masyarakat yang telah menggunakan hak pilihnya secara tertib dan bertanggung jawab. Dan terima kasih juga kepada segenap aparat negara yang telah bertugas dengan baik. 3. Menjaga suasana masyarakat yang aman dan kondusif, menjauhi segala bentuk provokasi dan ujaran kebencian yang  berpotensi memecah belah ummat, sesuai kaidah: Dar'ul mafaasid muqoddamun ‘ala jalbil masholih (mencegah kerusakan lebih diutamakan daripada mendatangkan maslahat). 4. Bersabar menunggu dan mengawasi proses penghitungan suara yang dilakukan oleh KPU secara profesional, adil dan amanah dalam menjalankan tugasnya sesuai undang-undang yang berlaku untuk menghasilkan pemilu yang berkualitas.

Untuk diketahui, pada pertemuan ini dihadiri puluhan kiai sepuh pendukung Jokowi dan Prabowo. Dari kubu 01 misalnya, ada Pengasuh Pesantren Lirboyo Kediri KH Anwar Manshur dan KH Abdullah Kafabihi; Pengasuh Pesantren Miftachussunnah Surabaya KH Miftahul Ahyar; Pengasuh Pesantren Ploso Kediri, KH Zainuddin Djazuli dan KH Nurul Huda Djazuli; serta Pengasuh Pesantren Sidogiri, Pasuruan KH Nawawi Abdul Djalil.

Sedangkan dari kubu 02 ada pengasuh Ponpes Al Ihsan Sampang, KH Makhrus Malik. Sementara pengasuh Ponpes Sunan Drajat KH Abdul Ghofur dan Kiai Cholil As’as batal hadir karena ada keperluan mendadak. Kendati demikian, keduanya ikut menandatangani kesepakatan untuk mengakhiri kompetisi 01-02.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kekeringan di Bondowoso, Polisi Distribusikan Bantuan Air Bersih ke Warga Bersama BPBD

57 tahun lalu

Pasutri Ini Gasak Motor di 19 TKP di Jatim, Modus Tuduh Korban Menabrak

57 tahun lalu

Kecelakaan Maut Truk Tangki dan Motor di Surabaya, 1 Orang Tewas 1 Luka

57 tahun lalu

Jambret iPhone WNA Jerman di Kota Lama Surabaya, Kedua Kaki Pemuda Ini Ditembak

57 tahun lalu

Tradisi Toron Idul Adha, Ribuan Warga Madura Padati Jembatan Suramadu Surabaya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal