Harga Cabai Mahal, Petani Mojokerto Pilih Panen Awal Demi Untung Besar

Sholahudin
Petani di Mojokerto memanen cabai meski masih hijau, Minggu (8/1/2023). (Foto: iNews.id/Sholahudin).

MOJOKERTO, iNews.id - Harga cabai rawit yang semakin mahal memaksa petani di Mojokerto panen lebih awal. Mereka sengaja memerik cabai yang masih hijau demi memburu untung besar.

Pasalnya, masa panen raya masih lama, sehingga mereka berkesempatan menikmati hasil panen pertama. Pertimbangan lainnya, kondisi cuaca yang buruk yang bisa menyebabkan buah cabai rontok saat merah dan busuk. 

"Mumpung sekarang harganya mahal, di panen saja. Memang masih hijau, tapi sudah banyak pedagang yang beli," kata salah seoreng petani cabai di Desa Gunungsari, Kecamatan Dawarblandong, Siti Marliah, Minggu (8/1/2023).

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tragis! Warga Madiun Tewas Tersengat Listrik dari Jebakan Tikus di Sawah

57 tahun lalu

Candaan Berujung Maut, Mahasiswa Tewas Ditembak Petani di Sumba Barat Daya NTT

57 tahun lalu

Tragis! Petani Tewas Tertabrak Kereta Api di Indramayu saat Cari Padi Sisa Panen

57 tahun lalu

Tragis! Niat Pasang Jebakan Tikus, Petani di Blora malah Tewas Tersetrum

57 tahun lalu

Dendam Lama Berujung Maut, Petani di Lampung Barat Tewas Ditembak dan Dibacok

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal