Dokter Klinik di Nganjuk Positif Covid-19, 1.047 Pasien Terpaksa Jalani Rapid Test

Mukhtar Bagus
Ratusan warga Kacamatan Pace Kabupaten Nganjuk menjalani rapid test, setelah dokter di sebuah klinik positif Covid-19.(Foto: iNews.id/Mukhtar Bagus)

NGANJUK, iNews.id – Ribuan warga di Kecamatan Pace, Kabupaten Nganjuk, terpaksa menjalani rapid test, Kamis (11/6/2020). Langkah ini diambil Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk, setelah seorang dokter, positif terjangkit Covid-19.

Lebih dari 224 warga mengikuti tes cepat tersebut. Mereka berasal dari sejumlah desa di Kecamatan Pace. Hasilnya, 20 orang reaktif. Mereka kini menjalani karantina khusus di rumah sakit darurat milik.

Berdasarkanan hasil tracing Tim Covid-19 Kabupaten Nganjuk, ada 1.047 pasien yang sempat berobat ke sebuah klinik, tempat praktik dokter positif Covid-19. Karena itu seluruhnya dilakukan rapid test untuk mencegah penularan.

“Hasil tracing kami, ada 1.000 lebih pasien yang melakukan kontak fisik. Karena itu, hari ini kami lakukan rapid test. Alhamdulillah, kami dibantu tim Covid-19 Provinsi Jatim,” kata Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat, Kamis (11/6/2020).

Novi mengatakan, rapid test akan dilaksanakan bertahap, hingga Sabtu (13/6/2020) mendatang. Sebab, jumlahnya cukup banyak. “Hari ini ada 224 warga yang ikut rapid test. Sisanya besok dan lusa,” katanya.

Untuk warga yang reaktif, kata Novi sudah dilakukan karantina di tempat khusus. Selanjutnya mereka akan dites swab, untuk memastikan kondisinya positif Covid-19 atau tidak.

Diketahui, seorang dokter yang membuka praktik di sebuah klinik di Kabupaten Nganjuk, positif Covid-19. Untuk meminimalisasi penyebaran, Pemkab Nganjuk langsung melakukan tracing, melacak semua pasien yang sempat berobat dan kontak fisik dengan dokter tersebut.

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Dinkes Jabar Beri Layanan Rapid Test dan PCR Gratis bagi Calhaj

57 tahun lalu

Penumpang Kereta Usia 6-17 Tahun Kini Tak Perlu Rapid Test atau PCR, Ini Syaratnya 

57 tahun lalu

Dua Klinik Rapid Test di Pelabuhan Padangbai Ditutup karena Tak Berizin

57 tahun lalu

11 Dokter di Majalengka Positif Covid-19, Mereka Bergejala Ringan

57 tahun lalu

Tarif Turun, Rapid Antigen di Stasiun Kereta Api Bandung Rp35.000

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal