Disperindag Jatim Sebut Curah Hujan Jadi Pemicu Kenaikan Harga Cabai 

Rahmat Ilyasan
ilustrasi cabai (istimewa).

SURABAYA, iNews.id - Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Jatim) menyebut kenaikan harga cabai di beberapa daerah imbas tingginya curah hujan. Intensitas hujan tinggi selama beberapa pekan terakhir menyebabkan sentra penghasil komoditas cabai rawit gagal panen dan ketersediaan berkurang. 

"Selain curah hujan yang tinggi, di beberapa sentra yang berada di dataran tinggi berdasarkan laporan yang kami terima mengalami serangan hama dan penyakit," kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jatim, Drajat Irawan, Kamis (25/2/2021). 

Drajat mengatakan, beberapa daerah yang terkena serangan hama dan penyakit itu yakni Kediri, Blitar, Malang, Tuban, Mojokerto dan sebagian Banyuwangi.

Selain hujan, munculnya hama seperti virus Gemini, Layu Fusarium, mengakibatkan bunga dan buah rontok. Kondisi itu diperparah dengan adanya trip daun keriting dan serangan antraknosa serta lalat buah.

"Cuaca ekstrem memang sulit diprediksi. Karena itu, kami semua berharap kondisi cuaca segera membaik agar potensi luas tanam cabai rawit dan cabai merah besar di Jawa Timur tidak semakin rusak," katanya. 

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
1 hari lalu

Arena Sabung Ayam Tersembunyi di Singosari Malang Dibongkar dan Dibakar Polisi

1 hari lalu

Operasi SAR KM Nurul Salsa Diperpanjang 3 Hari, Pencarian Terkendala Cuaca Ekstrem

5 hari lalu

Gempa Magnitudo 3,6 Guncang Lumajang Jatim, BMKG: Berpusat di Laut

6 hari lalu

Gempa Hari Ini Magnitudo 4,3 Guncang Tenggara Pacitan Jatim

6 hari lalu

Gara-Gara Uang Kerap Hilang Misterius, Warga Jember Pasang Spanduk Rawan Tuyul

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal