Cegah Kekerasan, Bupati Malang Minta Pengawasan di Sekolah dan Pesantren Diperketat

Avirista Midaada
Bupati Malang Sanusi. (Foto: MPI/avirista midaada).

MALANG, iNews.id - Bupati Malang Sanusi menginstruksikan agar pengawasan lembaga pendidikan diperketat. Instruksi ini disampaikan menyusul kasus kekerasan di sekolah maupun pondok pesantren yang terjadi belakangan. 

"Sudah saya kumpulkan semua ponpes-ponpes dan pengasuh sebanyak 600. Kami lakukan pengawasan, jangan sampai terjadi kekerasan lagi," kata Bupati Malang Sanusi saat ditemui di acara Bimbingan Teknis (Bimtek) Madrasah Diniyah di Ponpes An-Nur 2, Malang, Kamis (22/12/2022).

Pengawasan yang dimaksudkan Sanusi yakni dengan memperketat setiap pergerakan anak didik dan santri di lingkungan sekolah maupun ponpes. Hal ini demi mencegah kasus-kasus serupa baik bullying, kekerasan, dan pelecehan seksual di sekolah muncul.

"Pengawasan dari pondok untuk diperketat. Semuanya diperketat. Kalau pondok ini kewenangannya kemenag jadi kemenag saya minta ngawasin," ujarnya.

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Misteri Siswi SD Tewas dalam Rumah di Sragen, Polisi Sebut Ada Dugaan Kekerasan

57 tahun lalu

Kronologi Siswi SD Ditemukan Tewas dalam Rumah di Sragen, Motor Keluarga Ikut Hilang

57 tahun lalu

Sragen Gempar! Siswi SD Berseragam Pramuka Tewas dalam Rumah, Ibu Histeris

57 tahun lalu

Terungkap! Oknum Kiai Cabuli 13 Santri di Ponorogo Diduga Sudah Beraksi Bertahun-tahun

57 tahun lalu

Santri Ponpes di Pelalawan Kritis Dianiaya Kakak Kelas, Diduga Perkara Nonton Film di HP

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal