Beri Keterangan Pers soal Azwar Anas, Hasto Menangis

Richard Andika Sasamu
Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto menangis saat memberikan keterangan pers mengenai pengunduran diri Abdullah Azwar Anas di Jalan Teuku Umar, Jakarta, Sabtu (6/1/2018). (Foto: iNews.id/ Richard Andika)

JAKARTA, iNews.id – Sekjen DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto menangis saat memberikan keterangan pers mengenai pengunduran diri Azwar Anas.

Hasto beberapa kali membuka kacama mata dan menyeka air mata saat menyinggung pengunduran diri Azwar Anas akibat kampanye politik hitam. Memang sebelum memulai bicara, dia sudah meminta sapu tangan.

"Kami mengutuk sekeras-kerasnya yang melakukan kampanye hitam. Generasi-generasi muda yang punya kepemimpinan sangat baik malah dipatahkan. Kami memeberikan dukungan sepenuhnya. Aswar Anas adalah korban politik liberal itu," ujar Hasto di depan kediaman Megawati, Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (6/1/2018).

Anas menyatakan mundur dari calon wakil gubernur di Pilkada Jatim. Pengunduran diri Bupati Banyuwangi itu diduga terkait foto tak wajar mirip Anas beredar luas ke masyarakat. Anas yang juga mantan anggota DPR dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu akhirnya mengembalikan mandat pencalonan dirinya kepada partai pengusung. Namun, hingga saat ini, baik PDIP maupun PKB belum membahas penggantinya.

Hasto mengatakan begitu banyak upaya kriminalisasi yang ditujukan kepada politikus muda yang dikenal vokal saat menjabat sebagai anggota DPR tersebut. Hal itu juga diakui Anas dalam keterangan tertulisnya kepada media. Selain diteror dan dibujuk untuk menerima suap, beberapa foto tak wajar mirip Anas juga beredar luas ke tengah-tengah masyarakat.

“Yang kami cari adalah pemimpin. Inilah tema sentral kita. Pemilu bukanlah segala-galanya karena tidak pakai cara kotor. Hanya gara-gara kekuasaan, melakukan dengan cara keji. Ia orang baik, orang jujur. Kami masih mempertimbangkan meskipun itu tidak mudah. Kami akan tetap mendampingi Azwar Anas," ungkap Hasto.

Editor : Azhar Azis
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tanggapi Ucapan Sekjen PDIP soal Tak Maju Cawapres, Gibran: Bulan Puasa Positif Saja Ya

57 tahun lalu

Menpan RB Segera Teken Penegerian STHD Klaten jadi STAHN Jawa Dwipa

57 tahun lalu

Namanya Disebut dalam Pantun Hasto Kristiyanto sebagai Bacawapres, Mahfud MD: Itu Godaan Politik

57 tahun lalu

Muncul Usulan Duet Ganjar-Anies, Ini Respons Sekjen PDIP

57 tahun lalu

Skema Pemindahan ASN dan TNI Polri ke IKN, 16.990 Orang Pindah pada Tahap Awal

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal