Atasi Banjir, Pemkab Gresik Perbaiki Tanggul Jebol dengan Bambu dan Karung Pasir

Agus Ismanto
Pekerja berusa menutup tanggul jebol dengan gedek (anyaman bambu) dan karung pasir. (Agus Ismanto).

GRESIK, iNews.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menutup tanggul yang jebol di Desa Beton, Kecamatan Menganti Gresik dengan anyaman bambu dan kantong pasir. Upaya darurat ini dilakukan untuk mencegah banjir bertambah parah di wilayah Gresik akibat luapan Sungai Lamong

Saat ini, banjir telah menggenangi kawasan permukiman warga dan ratusan hektare lahan pertanian. Banjir ini bisa bertambah parah bila tanggul jebol tak kunjung teratasi, mengingat curah hujan masih sangat tinggi. 

Bupati Gresik, Fandi Ahmad Yani mengatakan, jebolnya tanggul disebabkan tingginya curah hujan dalam dua pekan terakhir. Karena itu perlu upaya ekstra untuk mengatasinya. 

"Mudah-mudahan tanggul sudah bisa ditutup. Tapi curah hujan tinggi sekali. Tanggul sudah jebol dua kali," katanya.

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

2 Bulan Terendam Banjir, 1.400 Kepala Keluarga di Luwu Utara Terisolasi

57 tahun lalu

Banjir Landa 3 Desa di Bandung, 75 Warga Mengungsi

57 tahun lalu

BNPB: Banjir di Blora Rendam Puluhan Rumah Warga hingga 2 Sekolah

57 tahun lalu

Hujan Deras dan Tanggul Jebol, Ratusan Rumah di Pati Terendam Banjir

57 tahun lalu

Kondisi Terkini Banjir di Cirebon, Ribuan Rumah Masih Terendam

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal