Aktivis Muda NU Deklarasikan Gerakan Pemuda Moderat Nusantara, Ini Misinya 

Ali Masduki
Ketua Umum DPP GPM Nusantara, Ahmad Maududi. (Istimewa).

SURABAYA, iNews.id - Aktivis muda Nahdlatul Ulama (NU) mendeklarasikan Gerakan Pemuda Moderat GMP Nusantara, Sabtu (13/3/2021). Organisasi ini dibentuk sebagai wadah untuk menghimpun kader-kader berpikiran moderat. 

"Gerakan ini lahir untuk meneguhkan barisan pemuda agar tetap menjaga nilai-nilai moderat di era digital yang telah disebutkan dalam Alquran yakni "Ummatan Wasathan," terang Ketua Umum sekaligus deklarator GPM Nusantara, Ahmad Maududi, Sabtu (13/3/2021).

Anggota DPRD Jatim sekaligus Presiden Laskar Sholawat Nusantara (LSN), Muhamad Fawait mengapresiasi terbentuknya Gerakan Pemuda Moderat Nusantara. Menurutnya, pemuda harus menjadi kader penggerak di tengah masyarakat. 

Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Chotib Al Qodiri IV ini mengingatkan, Indonesia khususnya Jawa Timur punya bonus demografi yang cukup tinggi. Potensi itu tentu harus salurkan lewat sebuah wadah yang positif. 

"Bonus demografi harus disikapi oleh pemuda. Sebab pemuda adalah agen perubahan. Di tangan pemuda ini lah arah bangsa ditentukan. Karena itu, saya mendukung GPM Nusantara sebagai wadah yang bisa menghimpun potensi anak muda," ujar politisi Gerindra ini. 

Diketahui, pada deklarasi GMP Nusantara juga digelar webinar bertema "Membangun Peradaban Pemuda Moderat di Era Digital Natives". Acara yang digelar secara daring itu hadir hampir 100 peserta dari berbagai latar belakang. 

Beberapa di antaranya Roemah Bhineka, Gema Indonesia, Kordinator Pusat BEM Nusantara, Eko Prasetyo, sejumlah OKP, politisi lintas partai dan aktivis mahasiswa dan BEM. Hadir juga mantan Ketua PWNU Jatim KH Ali Maschan Moesa.

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Besarkan Perindo Jatim, Ahmad Zazuli Ingin Dikenang sebagai Pejuang UMKM

57 tahun lalu

Kawal Sidang Aktivis Pati, Warga Salurkan Donasi ke Posko di Depan Pengadilan

57 tahun lalu

2 Aktivis Pati Dituntut 10 Bulan Penjara, AMPB Dirikan Posko di Depan Pengadilan

57 tahun lalu

Massa Bawa Keranda Mayat ke Pengadilan Negeri Pati, Desak 2 Aktivis Dibebaskan

57 tahun lalu

Napak Tilas Restu Pendirian NU, Gus Yahya Lepas Longmars dari Bangkalan ke Jombang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal