4 Jenazah Terduga Teroris Kembali Dimakamkan di Sidoarjo

Yoyok Agusta
Keluarga terduga teroris Budi Satrijo dan Hari Sudarwanto berdoa usai pemakaman di Sidoarjo, Jawa Timur. (Foto: iNews/Yoyok Agusta)

SIDOARJO, iNews.id – Empat jenazah terduga teroris akhirnya dimakamkan di areal pemakaman milik Dinas Sosial Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur (Jatim), Senin (21/5/2018). Keempat jenazah dikebumikan di dua liang lahat.

Hingga kini terdapat 14 jenazah terduga teroris yang sudah dikebumikan di area pemakaman tersebut. Akibat penuhnya areal pemakaman oleh jenazah terduga teroris, tujuh jenazah Mr X terpaksa dipindahkan ke lokasi lain.

Empat jenazah terduga teroris yang dimakamkan pada Senin siang tadi, yakni Hari Sudarwanto alias Hari Singosari yang ditembak Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Mabes Polri di Kompleks Perumahan Auri Desa Lemah Putro Kota Sidoarjo dan Dedi Sulistiantono yang ditembak di Manukan Surabaya. Kemudian, Ilham Fauzan yang ditembak di Dukuh Pakis dan Budi Satrijo yang ditembak di Perumahan Puri Maharani, Kecamatan Sukodono Sidoarjo.

Tanpa ada prosesi keagamaan seperti pada umumnya, keempat jenazah ini langsung dikebumikan di dua liang lahat yang sebelumnya sudah disiapkan. Jika sebelumnya tidak ada pihak keluarga yang hadir pada prosesi pemakaman terduga teroris, hari ini tampak sedikit berbeda. Keluarga terduga teroris Budi Satrijo dan Hari Sudarwanto yang merupakan kakak beradik ini, hadir dan mendoakan jenazah mereka. Namun, pihak keluarga enggan memberikan komentar kepada sejumlah wartawan.

Sementara menurut Dinas Sosial Kabupaten Sidoarjo, hingga hari ini, jumlah jenazah terduga teroris yang telah dimakamkan di pemakaman milik Dinas Sosial Sidoarjo sebanyak 14 orang. Minimnya lahan pemakaman memaksa pihak pengelola memindahkan jenazah Mr X di pemakaman tersebut.

“Pemakaman di sini sudah overload. Kami bahkan sudah memindahkan beberapa jenazah yang ada sehingga jenazah terduga teroris bisa dikuburkan di sini. Yang kemarin kami pindah ada tujuh jenazah,” kata Kabid Pelayanan dan Rehabilitasi Dinsos Sidoarjo Wiyono.

Sementara itu, dari data yang ada, jenazah terduga teroris yang masih belum dimakamkan sampai hari ini yakni, Dita Oepriyanto yang meledakkan bom bunuh diri di Gereja Pantekosta Surabaya, Minggu (13/5/2018). Kemudian, dua anak laki-lakinya yang melakukan bom bunuh diri di Gereja Santa Maria Tak Bercela Surabaya.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jambret iPhone WNA Jerman di Kota Lama Surabaya, Kedua Kaki Pemuda Ini Ditembak

57 tahun lalu

Tradisi Toron Idul Adha, Ribuan Warga Madura Padati Jembatan Suramadu Surabaya

57 tahun lalu

WNA India Ditemukan Tewas di Ruang Detensi Imigrasi Surabaya jelang Deportasi

57 tahun lalu

Remaja di Lampung Rekrut 2 Anak Jadi Terapis Plus-Plus di Surabaya, Diimingi Gaji Besar

57 tahun lalu

Kebakaran Gedung PPJT RSUD Dr Soetomo Surabaya Tewaskan Pasien, Asap Pekat dari Lantai 5

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal