Warga Wadas Penolak Penambangan Mengadu ke PWNU Jateng

Eka Setiawan
PWNU Jateng menerima audiensi warga Wadas yang menolak pembebasan lahan. Beberapa aktivis juga ikut mendampingi pertemuan di Kantor PWNU Jateng, Senin (3/4) malam. (Eka Setiawan)

SEMARANG, iNews.id  – Sejumlah warga Wadas, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo yang menolak penambangan mengadu ke Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah. Perwakilan warga beraudiensi dengan pengurus PWNU Jateng.

Warga Wadas yang diwakili Siswanto mengungkapkan sejauh ini masih ada penolakan dari beberapa warga walaupun jumlahnya akhir-akhir ini semakin berkurang, karena ada yang sudah pro alias mendukung penambangan andesit di sana. “Hari ini masih ada 50 sampai 60 warga yang menolak,” kata Siswanto, Senin (3/4) malam.

Dia menyebutkan, saat ini awalnya 114 hektare saat ini tersisa 30 hektare yang belum dibebaskan. Dia menyebut Senin malam mendatangi PWNU Jateng untuk mengadu, mengatasnamakan Gerakan Masyarakat Peduli Alam Desa Wadas (Gempa Dewa).

Mekanisme konsinyasi, sebut Siswanto, dianggap sebagai bentuk kesewenang-wenangan dan cara intimidasi terhadap warga penolak tambang serta gaya pembangunan yang sangat otoriter.

Syukron Salam dari Kaukus Indonesia Kebebasan Akademik (KIKA) mengemukakan pihaknya juga melakukan pendampingan terhadap warga Wadas terkait hal ini. Menurut KIKA, sebut Syukuron, penambangan di Wadas tidak bisa diselesaikan dengan konsinyasi.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
10 jam lalu

2 Bocah yang Hilang Tenggelam di Sungai Banjarnegara Ditemukan Tewas

6 hari lalu

Setahun Mozza Hilang, Sang Ayah Ungkap Pesan Haru Berharap Anaknya Pulang

7 hari lalu

Terungkap! Ini Alasan Kejati Pulbaket Semua SPPG di Jateng, Termasuk Milik Polri

9 hari lalu

Viral 2 Pria Digerebek Warga di Comal Pemalang, Diduga Pasangan Sesama Jenis

11 hari lalu

28 PCNU se-Jawa Tengah Dukung Ponpes Lirboyo Tuan Rumah Muktamar Ke-35 NU 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal