Wagub Jateng: Majunya Sistem Pendidikan Bukan Ditentukan dari Banyaknya Jumlah Murid

Ahmad Antoni
Wagub Jateng Taj Yasin Maimoen saat menghadiri reuni akbar dan peringatan Harlah ke-80 Madrasah NU Miftahul Falah, di Desa Cendono, Dawe, Kudus, Minggu (12/02/2023). (Ist)

KUDUS, iNews.id  - Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen meminta sinergi lembaga pendidikan swasta dengan pemerintah terus ditingkatkan. Hal itu disampaikan wagub saat menghadiri reuni akbar dan peringatan Harlah ke-80 Madrasah NU Miftahul Falah, di Desa Cendono, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, Minggu (12/02/2023).

Wagub yang akrab disapa Gus Yasin ini menilai majunya sistem pendidikan bukan ditentukan dari banyaknya jumlah murid saja. Melainkan masih banyak faktor pendukung lainnya yang harus dipikirkan.

"Yang lebih utama bukan banyak muridnya tapi mencetak mutu kualitas anak didik  kita bersama ini. Ini yang menjadi PR kita bersama," kata Gus Yasin.

Dia mengatakan, pemerintah tentunya membutuhkan bantuan masyarakat dalam mendidik generasi penerus. Karena, tandasny, bila pendidikan hanya diselenggarakan oleh pemerintah rasanya tidak mungkin. Kolaborasi menjadi penting sebagai upaya meningkatkan mutu pendidikan.

Menurutnya, sekolah negeri yang tersedia masih belum mencukupi jumlah anak yang saat ini terus bertambah. Meski demikian, ia juga meminta agar lembaga pendidikan swasta tetap memperhatikan kapasitas dan kualitas. Jangan sampai, lanjutnya, karena memiliki jimlah siswa yang banyak sehingga mutu pendidikannya jadi terganggu.

"Maka kita juga berharap dari sekolah-sekolah, madrasah-madrasah yang milik swasta ini juga harus mengatur, berapa kemampuan berapa kapasitas," ujarnya.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Mahasiswa Pendaki Puncak Argopiloso Jatuh ke Jurang, Begini Kondisinya

57 tahun lalu

Bocah 5 Tahun yang Hanyut di Sungai Perak Kudus Ditemukan Tewas Tertutup Lumpur

57 tahun lalu

Tragis! Bocah 5 Tahun di Kudus Jateng Hanyut di Sungai Perak

57 tahun lalu

Banjir di Kudus dan Pati Rendam Puluhan Desa, Jalur Pantura Tersendat

57 tahun lalu

Heboh Video Asusila di RSUD dr Loekmono Hadi Kudus, Direktur: Itu Rekaman Lama

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal