Terungkap Motif Menantu Tega Racuni Mertua dengan Sate Ayam di Boyolali

iNews
Polres Boyolali, Jawa Tengah mengungkap motif kasus menantu membunuh mertua dengan memberikan sate ayam beracun. (Foto: iNews).

BOYOLALI, iNews.id - Sakit hati yang dipendam lama diduga menjadi pemicu seorang pria berinisial PW nekat meracuni mertuanya hingga tewas di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Polisi mengungkap, pelaku menyusun rencana pembunuhan secara matang dengan mencampurkan racun tikus ke dalam sate ayam yang kemudian dikirim kepada korban melalui layanan ojek online (ojol).

Kasus ini terungkap setelah Satreskrim Polres Boyolali melakukan penyelidikan atas kematian seorang perempuan berinisial A, warga Desa Sindon, Kecamatan Ngemplak. Korban tewas pada 19 Mei 2026 setelah mengonsumsi sate ayam yang diterimanya dari paket kiriman.

Kecurigaan keluarga terhadap penyebab kematian korban mendorong polisi melakukan penyelidikan mendalam. Penyidik bahkan membongkar makam korban untuk keperluan autopsi. 

Hasil pemeriksaan forensik menunjukkan korban meninggal akibat keracunan setelah mengonsumsi sate ayam yang telah dicampuri racun tikus.

Hasil penyelidikan, polisi menetapkan PW yang merupakan menantu korban sebagai tersangka. Kepada penyidik, pelaku mengakui membeli sate ayam di wilayah Kartasura sebelum mencampurkannya dengan racun tikus dan mengirimkannya kepada korban melalui jasa ojol.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Polisi Ungkap Kasus Sate Maut di Boyolali, Menantu Korban Jadi Tersangka

57 tahun lalu

Misteri Pembunuhan Janda di Jeneponto Terungkap, Pelaku Ditangkap usai Setahun Buron

57 tahun lalu

Driver Taksi Online Tewas Bersimbah Darah di Maros, Diduga Korban Pembunuhan

57 tahun lalu

Gara-Gara Kandang Ayam, Pria di Bangkalan Tewas Dibacok Adik Ipar dengan Celurit

57 tahun lalu

Kasus Kematian Warga Boyolali Diduga gegara Sate Kiriman, 8 Orang Diperiksa Polisi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal