Tanaman Pertanian di Lereng Merapi Tertutup Abu Vulkanis, Petani Terpaksa Panen Dini

Tata Rahmanta
Sejumlah tanaman pertanian di lereng Gunung Merapi di Selo Boyolali terkena abu vulkanis, membuat petani terpaksa memanen tanamannya karena takut membusuk dan merugi. (Tata Rahmanta)

BOYOLALI, iNews.id - Gunung Merapi di perbatasan Jateng-DIY kembali meluncurkan awan panas guguran, Minggu (12/3/2023) pagi. Luncuran awan panas guguran terpantau dari Dukuh Stabelan, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali.

Luncuran awan panas atau wedus gembel berwarna putih kehitaman keluar dari puncak Gunung Merapi dan meluncur ribuan meter mengarah ke barat daya dan sebelum juga terjadi guguran awan panas pada pukul 07.11 WIB.

Sejumlah tanaman pertanian di lereng Gunung Merapi di Selo Boyolali terkena abu vulkanis. Para petani terpaksa memanen tanamannya karena takut membusuk dan merugi.

“Pada Sabtu (11/3) kemarin terjadi hujan abu 3 kali, mulai siang sore dan malam hari dan hujan abu Merapi tersebut mengenai genteng rumah warga dan tanaman pertanian,” kata Sukiyem.

Seperti diketahui, Gunung Merapi pada Sabtu (11/3) pukul 12.12 WIB terjadi erupsi yang mengakibatkan hujan abu di wilayah Magelang dan sebagian Boyolali.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Komplotan Curanmor di Solo Raya Digerebek Polisi, Pelaku Sembunyi di Dalam Toren Air

57 tahun lalu

Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas 2 Km ke Arah Barat Daya

57 tahun lalu

Gunung Semeru Meletus Pagi Ini, Luncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 2 Km

57 tahun lalu

Gunung Semeru Meletus Sore Ini, Muntahkan Abu Vulkanis Setinggi 500 Meter

57 tahun lalu

Isak Tangis Iringi Pemakaman Staf RSCM Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Timur

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal