Ratusan Warga Banaran Boyolali Keracunan Massal usai Santap Hidangan Hajatan Tetangga

Tata Rahmanta
Sejumlah warga yang diduga keracunan saat diperiksa petugas puskesmas. (Tata Rahmanta)

BOYOLALI, iNews.id - Ratusan warga di BanaranBoyolali diduga mengalami keracunan masal setelah menyantap hidangan di acara hajatan tetangganya. Kini ratusan warga mendapatkan perawatan oleh dinas kesehatan, karena sebagian warga masih mengeluh pusing dan mual.

Warga yang keracunan terus berdatangan ke balai pertemuan warga  untuk mendapat pengecekan kesehatan oleh dinas kesehatan setempat, Senin (27/2/2023).

Peristiwa bermula pada Minggu (26/2) siang sekitar pukul 11.00, ratusan warga menyantap makanan di acara hajatan salah satu tetangganya berupa kue, sop, nasi lauk daging atau kreni dan minuman.

“Awalnya tidak merasakan keluhan. Namun pada sore sekitar pukul 18.000 WIB sebagian besar warga mengeluh pusing, mual dan diare. Sejumlah warga sudah dibawa ke rumah sakit dan sisanya masih bisa bertahan,” ujar Widodo.

Hingga saat ini ratusan warga yang mengalami keracunan masih merasakan pusing dan diare serta mual, bahkan masih ada yang menjalani perawatan di puskesmas.

“Petugas telah mengambil sampel makan yang diduga menjadi penyebab keracunan tersebut, untuk dikirim ke laboratorium Provinsi Jawa Tengah guna dilakukan pengecekan,” kata Endi Aris, Petugas Dinkes, Boyolali.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung, Ditemukan Sudah Kaku dalam Tenda

57 tahun lalu

4 Orang Sekeluarga Tewas saat Camping di Wisata Kledung Temanggung, Ini Kata Polisi

57 tahun lalu

Geger! 4 Orang Sekeluarga Ditemukan Tewas dalam Tenda saat Camping di Temanggung

57 tahun lalu

Rumah Tempat Hajatan Pernikahan di Jember Terbakar, Api Diduga akibat Kebocoran Gas

57 tahun lalu

Penggeledahan Kantor Dinkes Ponorogo Berlangsung 8 Jam, Sejumlah Dokumen Disita

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal