SOLO, iNews.id – Universitas Muhammadiyah Surakarta terus melakukan persiapan terkait pelaksanaan kuliah luring di tengah pandemi Covid-19. Kuliah tatap muka rencananya akan dimulai Agustus 2021.
Rektor UMSSolo Profesor Sofyan Anif mengatakan, pada tahap awal mahasiswa yang masuk 30 persen dulu. Setelah itu dinaikkan menjadi 50 persen. Mahasiswa yang mengikuti kuliah tatap muka merupakan pilihan dari fakultas masing-masing.
“Kalau untuk pembelajaran yang bersifat skill atau praktek, semua harus luring,” kata Sofyan Anif, Jumat (4/6/2021).
Meski demikian, secara teknis di ruang laboratorium tetap dilakukan pembatasan jumlahnya. Misalnya kapasitas ruang laboratorium 40 orang, maka hanya diisi 15 orang saja. Selain itu, durasi waktu juga dikurangi.
Saat ini, semua dosen dan karyawan UMS telah menjalani vaksinasi Covid-19. Nantinya mahasiswa akan ditanya apakah telah menjalani vaksinasi Covid-19 atau belum. Jika belum, langkah pertama UMS akan mengupayakan vaksinasi kepada mahasiswa yang akan mengikuti kuliah luring.