Pemkot Pekalongan Hentikan Eksploitasi Pengambilan Air Bawah Tanah

Antara
ilustrasi kualitas air. Foto: dok.

PEKALONGAN, iNews.idPemkot Pekalongan menghentikan eksploitasi pengambilan air bawah tanah. Langkah itu sebagai upaya memperkecil dampak negatif yang ditimbulkan, seperti penyediaan pasokan air untuk kebutuhan warga setempat.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Pekalongan Joko Purnomo mengatakan, fungsi air tanah cukup signifikan dalam mempengaruhi tinggi rendahnya permukaan tanah. Apabila dieksploitasi terus menerus, maka kuantitasnya akan berkurang.

"Pemkot sudah tidak mengizinkan lagi pengambilan air bawah tanah yang digunakan untuk pengeboran sumur baru," kata Joko Purnomo, Senin (4/7/2022).

Dikatakan, eksploitasi air bawah tanah yang begitu besar akan mengakibatkan ketidakseimbangan antara pengambilan dan pemulihan air tanah. Dampaknya bisa terjadi kekosongan air pada tanah yang menyebabkan intrusi dan amblesnya tanah.

Penurunan muka tanah jika dibiarkan, akan terjadi penurunan dataran tanah sehingga sebagian daerah pesisir atau berdekatan laut akan terendam air. Apalagi Kota Pekalongan berada pada ketinggian sekitar 6 meter di atas permukaan air laut.

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Banjir Rendam Ratusan Rumah di 2 Desa di Jepara, Ribuan Warga Mengungsi

57 tahun lalu

Banjir Rendam 13 Kecamatan di Pandeglang, Ribuan Warga Mengungsi

57 tahun lalu

Banjir 2 Pekan Lumpuhkan Jalur Alternatif Banjar–Banjarbaru, Sebagian Warga Mengungsi

57 tahun lalu

Banjir di Pati dan Semarang Rendam Ratusan Rumah, Warga Dievakuasi Gunakan Perahu Karet

57 tahun lalu

Update Banjir di Sukabumi, Air Mulai Surut

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal