Pabrik Pengemasan Minyak Goreng di Tegal Tutup Produksi, Tak Bisa Jual Sesuai HET

Yunibar
Kondisi pabrik pengemasan minyak goreng di Tegal yang menutup produksi karena tidak bisa menjual sesuai HET yang ditetapkan pemerintah. Foto: iNews/Yunibar.

TEGAL, iNews.id – Sebuah pabrik pengemasanminyak goreng di Kabupaten Tegal menutup produksi karena tidak bisa menjual sesuai harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah. Dampaknya, puluhan karyawan dirumahkan sampai batas waktu yang belum ditentukan. 

Setelah menghentikan kegiatan produksi, pabrik pengemasan minyak goreng di jalur Pantura, Kramat Kabupaten Tegal sama sekali tidak ada aktivitas. Tidak tampak kegiatan pengemasan minyak goreng yang dilakukan para buruh.  

Pabrik selama ini mengemas minyak goreng curah yang dipasarkan di Jawa Tengah dan sebagian Jawa Barat. 

“Kami tidak bisa menjual minyak goreng curah sesuai HET yang ditentukan pemerintah sebesar Rp11.500 per liter,” kata pemilik pabrik, Anthony Hartono, Jumat (4/2/2022). 

Sebab selama ini, stok minyak goreng dibeli dengan harga jauh lebih mahal dari HET, yakni Rp18.000 per liter. Jika dijual sesuai HET, maka dipastikan akan merugi. 

Sebanyak 30 buruh terpaksa dirumahkan. Pihaknya juga belum dapat memastikan sampai kapan penutupan pabrik dilakukan. 

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Mahasiswi Bunuh Bayi di Kamar Kos Tegal Ditangkap, Polisi Buru Sang Pacar

57 tahun lalu

Tiba di Tegal, Jenazah Korban Ke-18 Kecelakaan Bus ALS di Sumsel Disambut Isak Tangis

57 tahun lalu

Pembobol Minimarket di Pemalang Ditangkap di Tegal, Diduga Beraksi di 8 Lokasi

57 tahun lalu

Kecelakaan di Bangkalan, Mobil Boks Muatan Minyak Goreng Tabrak Pohong hingga Terguling

57 tahun lalu

Kronologi Mayat Bayi Ditemukan Membusuk dalam Lemari Kamar Kos di Tegal

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal