Minyak Goreng Langka, Emak-emak di Semarang Ini Berburu Jelantah untuk Dijual

Lurisa Lulu
Ibu-ibu mengumpulkan minyak jelantah dan menjualnya ke bank sampah. (iNewsTV/Lurisa Lulu)

SEMARANG, iNews.id – Para ibu rumah tangga di desa Randu Gunting Kabupaten Semarang mengais pundi-pundi rupiah dengan menjual limbah minyak bekas atau jelantah. Mereka lakukan karena kesulitan mendapatkan minyak goreng murah.

Minyak bekas yang biasanya dibuang cuma - cuma mereka kumpulkan untuk dijual kembali ke bank sampah seharga Rp4.000 per kilogram 

Minyak-minyak jelantah tersebut diburu emak-emak dari satu rumah ke rumah lainnya untuk di kumpulkan dalam jumlah besar. Tentunya minyak itu bukan untuk dikonsumsi.

“Untuk satu kilogramnya, minyak bekas dijual Rp4.000  yang di tampung oleh bank sampah yang nantinya akan di daur ulang menjadi bahan bakar biogas,” kata Diah, ketua bank sampah Wanito Utomo, Jumat (25/3/2022).

Dalam satu minggu, setiap ibu mampu mengumpulkan hingga 10 kilogram minyak jelantah dengan jumlah uang yang bisa dihasilkan Rp40.000.

“Selain bisa menghasilkan uang yang menjanjikan, penjualan minyak jelantah juga bisa mengurangi dampak buruk lingkungan akibat limbah yang dibuang sembarangan,” katanya.

Namun sayangnya, kondisi saat ini di mana sulitnya mendapatkan minyak goreng kemasan atau curah berdampak sulitnya para emak-emak mencari minyak jelantah.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Wanita Obesitas di Situbondo Terperosok Septic Tank Sedalam 4 Meter, Evakuasi Dramatis!

57 tahun lalu

IRT Tewas dalam Rumah di Takalar, Emas 33 Gram Hilang Diduga Dirampok

57 tahun lalu

Dramatis! IRT di Tapsel Ditangkap Bawa Ganja 3 Kg, Sang Anak Menangis Histeris

57 tahun lalu

Satu Keluarga Tewas saat Glamping di Temanggung Dimakamkan Berdampingan

57 tahun lalu

Kecelakaan Maut di Jember, Emak-Emak Tewas Tertabrak Truk Saat Menyalip

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal