Merapi Berpotensi Luncurkan Awan Panas usai Erupsi, BNPB Imbau Warga Waspada

Okezone
Muhamad Rizky
Tangkapan layar erupsi Gunung Merapi yang terjadi pada Selasa (3/3/2020) pukul 05.22 WIB. (Foto: Istimewa)

YOGYAKARTA, iNews.id - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengeluarkan rekomendasi pascaerupsi Gunung Merapi pada Selasa 3 Maret 2020 lalu. Salah satunya luncuran awan panas.

Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) BNPB Agus Wibowo mengimbau, radius 3 kilometer (Km) dari puncak Gunung Merapi agar tidak ada aktivitas kegiatan. Masyarakat harus mengantisipasi bahaya abu vulkanis dari kejadian awan panas maupun letusan eksplosif.

"Potensi ancaman bahaya saat ini berupa luncuran awan panas dari runtuhnya kubah lava dan jatuhan material vulkanis dari letusan eksplosif," kata Agus, Jumat (6/3/2020).

"Masyarakat juga perlu mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di sekitar puncak Gunung Merapi," ucapnya.

Menurut Agus, erupsi Gunung Merapi merupakan fenomena alam yang biasa. Karena itu masyarakat tetap tenang namun, tidak menurunkan kewaspadaan.

BNPB belum mengharuskan tindakan evakuasi bagi masyarakat lantaran status gunung tersebut masih waspada. Mereka juga masih terus memantau laporan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi.

"Belum (harus upaya evakuasi), itu hanya fenomena alam saja, kalau sudah naik status ke level lebih tinggi baru siap-siap lakukan yang seharusnya dilakukan," ujar Agus.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas 2 Km ke Arah Barat Daya

57 tahun lalu

Aktivitas Vulkanik Gunung Merapi Masih Tinggi, Warga Diminta Waspadai Awan Panas

57 tahun lalu

Terungkap! Ini Identitas 2 Korban Tewas Banjir Lahar Merapi di Magelang Jateng

57 tahun lalu

2 Korban Banjir Lahar Merapi di Magelang Belum Ditemukan, Polisi Terjunkan Anjing K-9

57 tahun lalu

Banjir Lahar Hujan Merapi di Magelang, 4 Warga Hilang Terseret Arus

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal