Ketika Penumpang KLB Seolah Jadi Raja Naik KA Tujuan Surabaya Sendirian

Taufik Budi
Kereta Luar Biasa (KLB) perdana tujuan Semarang-Surabaya hanya membawa satu penumpang yang lolos verifikasi. (Foto: iNews/Taufik Budi)

SEMARANG, iNews.id – Kereta Luar Biasa (KLB) mulai beroperasi hari ini Selasa (12/5/2020). Penumpang yang bisa menaiki kereta api (KA) pada KLB harus memenuhi aturan sekaligus menerapkan protokol pencegahan Covid-19 secara ketat.

Pantauan iNews di Stasiun Semarang Tawang Semarang, Selasa (12/5/2020) pukul 14.55 WIB, KLB bersiap membawa penumpang. Kereta api itu berhenti cukup lama, meski di stasiun tak banyak penumpang. Sesuai jadwal pukul 15.10 WIB, KLB berangkat.

Di dalam KLB, hanya terdapat sedikit penumpang. Setiap gerbong KLB, diisi sekitar tiga penumpang. Mereka duduk berjarak satu sama lain, dengan dipisah bangku-bangku kosong. Para penumpang terlihat mengenakan masker.

Seorang penumpang KLB di Stasiun Tawang, Isac, mengaku harus melakukan perjalanan dari Cirebon Jawa Barat menuju Surabaya Jawa Timur. Dia harus menempuh perjalanan panjang untuk keperluan pekerjaan yang tak bisa ditinggalkan.

"(Naik KLB) karena ada perjalanan tugas di swasta (perusahaan swasta)," kata Isac singkat.

Pria yang bekerja sebagai engineering di perusahaan perkapalan itu, menjadi satu-satunya penumpang dari Semarang menuju Surabaya. Tak ada berdesakan maupun riuhnya para penumpang seperti hari-hari sebelumnya. Dengan mudah, dia pun melenggang masuk ke kereta. "Memang mengharuskan (melakukan perjalanan)," ucapnya.

Sekadar diketahui, penumpang yang bisa menaiki KLB harus lolos pemeriksaan Satgas Covid-19. Masyarakat yang diperbolehkan menggunakan KLB ialah pekerja di pelayanan penanganan Covid-19, pertahanan dan keamanan, kesehatan, kebutuhan dasar, fungsi ekonomi penting, perjalanan darurat pasien atau orang yang memiliki keluarga inti sakit keras atau meninggal, serta repatriasi.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Dampak Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, 2 KA dari Semarang ke Jakarta Dibatalkan

57 tahun lalu

Korban Keracunan Massal MBG di Agam Bertambah, Pemerintah Daerah Tetapkan KLB

57 tahun lalu

12 Daerah di Sumut Berstatus KLB Campak, Kasus Terbanyak di Medan

57 tahun lalu

KLB PWI, Zulmansyah Sekedang Terpilih sebagai Ketua Umum

57 tahun lalu

Sekuriti Jujur Stasiun Semarang Tawang Kembalikan Tas Penumpang Berisi Emas Batangan dan Uang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal