Kebakaran di Blora, 3 Rumah Kayu Ludes gegara Lupa Matikan Kompor

iNews TV
Petugas pemadam kebakaran berjibaku memadamkan api yang membakar tiga rumah kayu di Kabupaten Blora, Senin (8/6/2026). (Foto: iNews)

BLORA, iNews.idKebakaran melanda kawasan permukiman padat penduduk di Kecamatan Kedungtuban, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, pada Senin (8/6/2026) dini hari. Tiga rumah kayu ludes dilalap api hingga rata dengan tanah. 

Belum diketahui penyebab kebakaran rumah tersebut, namun diduga karena salah seorang pemilik rumah yang lupa mematikan kompor usai beraktivitas di dapur.

Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut. Kendati demikian, total kerugian materiil ditaksir mencapai kurang lebih Rp260 juta.

Peristiwa ini pertama kali diketahui saat api mulai membesar dan membumbung tinggi dari salah satu rumah warga. 

Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kecamatan Randublatung, Sugiyanto, memaparkan bahwa pihaknya menerima laporan darurat dari masyarakat sekitar pukul 02.28 WIB. Begitu menerima informasi, satu unit truk pemadam kebakaran langsung diluncurkan ke lokasi kejadian.

Proses pemadaman api melibatkan tim gabungan berskala besar. Saat armada dari Randublatung tiba, tim Damkar dari Satpol PP Blora dan Cepu sudah berada di lokasi lebih dulu untuk memblokade pergerakan api, dibantu oleh dua unit truk tangki penyuplai air bersih. 

Lantaran seluruh struktur bangunan rumah tersebut terbuat dari kayu jati dan papan yang mudah terbakar, kobaran api dengan sangat cepat membesar. Angin yang berembus kencang membuat si jago merah dalam sekejap menyambar dua unit rumah kayu lainnya yang terletak tepat di sebelahnya.

Berdasarkan data yang dihimpun dari lapangan, tiga rumah yang hangus rata dengan tanah tersebut masing-masing adalah milik Sapiran dengan taksiran kerugian mencapai Rp130 juta. Kemudian rumah milik Wajinah dengan kerugian sekitar Rp100 juta, serta satu unit rumah milik Rahayu Niken dengan kerugian ditaksir sebesar Rp30 juta.

Petugas Damkar, Sugiyanto, mengonfirmasi bahwa titik awal munculnya api pertama kali berasal dari bagian dapur rumah milik Sapiran.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kebakaran Rumah Orang Tua Mantan Pj Bupati Kerinci, Diduga akibat Korsleting Listrik

57 tahun lalu

Geger Kebakaran Subuh di Cideng: Satu Lansia Tewas, Lima Warga Luka Bakar Parah

57 tahun lalu

Hanya Dapat 4 Siswa Baru, SDN 2 Tempel Blora Terancam Diregrouping

57 tahun lalu

Kebakaran Hebat 2 Rumah di Makassar, Belasan Mobil Pemadam Dikerahkan

57 tahun lalu

Kebakaran di Kendal, Gedung SDN 1 Getasblawong Ludes gegara Bakar Sampah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal