Kapolda Jateng: Pelaku Minta Uang dari Ibunya untuk Cicil Beli Bahan Rakit Bom

Taufik Budi
Kapolda Jateng Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel. (Foto: dok iNews)

SEMARANG, iNews.id - Polisi masih mendalami keterangan pelaku bom bunuh diri di Pospam Tugu Kartasuro Sukoharjo, Senin (3/6/2019) malam. Dalam keterangannya, pelaku mengaku mendapat uang untuk membeli bahan-bahan bom dari orang tuanya.

Pelaku diketahui bernama Rofik Asharudin (22) warga Kranggan Kulon Wirogunan Kartasura, Sukoharjo. Dia merupakan anak kedua dari tiga bersaudara pasangan suami istri Muhtadi dan Sukinem.

"Dia minta uang sama ibunya, beli peralatan bom itu dicicil. Beli komponen elektronik, bahan-bahan kimia untuk mencari dicampur menjadi black powder," ujar Kapolda Jateng Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel, kepada awak media seusai pelaksanaan Salat Idul Fitri, Rabu (5/6/2019).

Aksi pelaku bereksperimen dengan meracik bahan-bahan berbahaya itu juga diketahui oleh orangtuanya. Namun, mereka mengira perbuatan anaknya itu hanya untuk membuat petasan.

"Orangtuanya pernah mengingatkan, hati-hati kalau membuat gitu (mercon). Tapi enggak tahunya malah mercon besar (bom)," katanya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Densus 88 Sebut Polda Jabar Jadi Target Aksi Kelompok Teroris JAD

57 tahun lalu

Densus 88 Kembali Geledah Kamar Kos di Batununggal Bandung, Warga: Penghuninya Misterius

57 tahun lalu

Fakta Baru Bom Astana Anyar, Agus Sujatno Kerap Datang ke Kamar Kos MFS di Batununggal

57 tahun lalu

Pascabom Astana Anyar, Ratusan Siswa SD Ikut Trauma Healing di Taman Lalu Lintas Bandung

57 tahun lalu

Kamar Kos yang Digeledah Densus 88 di Batununggal Bandung Disewa Pria Ber-KTP Aceh Inisial MFS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal