Kapolda Jateng Minta Tradisi Balon Udara Ditertibkan : Ada yang Terbang Sampai ke Lampung

Ahmad Antoni
Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi memberikan keterangan pers. (IST)

SOLO, iNews.id -Tradisi menerbangkan balon udara saat Lebaran oleh masyarakat khususnya wilayah Wonosobo, menuai komplain dari warga di luar Provinsi Jateng. Kapolda JatengIrjen Pol Ahmad Luthfi meminta tradisi tersebut ditertibkan sehingga tidak mengganggu masyarakat termasuk jalur lalu lintaspenerbangan.

"Lebaran kemarin (2022) Ada laporan balon yang terbang dari Jawa Tengah terbang jauh tidak terkendali dan jatuh di wilayah Lampung," kata Kapolda dalam keterangannya, Sabtu (22/4)

Dia mengungkapkan ada juga laporan yang menyebut balon tradisional yang diterbangkan warga juga ada yang jatuh di salah satu bandara. Hal ini disebutnya sangat membahayakan penerbangan sehingga perlu ditertibkan.

"Laksanakan patroli dan koordinasi dengan Forkompinda. Warga ada yang membuat balon secara mandiri, itu yang perlu diwaspadai. Jangan sampai tidak termonitor dan lakukan pencegahan," tegas dia.

Namun bila pembuatan balon terbang itu merupakan bagian dari lomba yang diadakan secara resmi, dia meminta agar balon diikat dengan tali.

"Harus diawasi dan hanya boleh dalam perlombaan. Budaya menerbangkan balon itu meresahkan karena sering tidak terkendali arahnya dan membahayakan penerbangan," ujarnya.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ponorogo Geger! Ledakan Petasan Balon Udara Rusak Gedung SMAN 1 Badegan

57 tahun lalu

Ledakan Petasan Balon Udara di Blitar, 1 Orang Tewas 2 Anak Luka-Luka

57 tahun lalu

May Day! Polda Jateng Kerahkan 1.133 Personel Amankan Demo Buruh

57 tahun lalu

Gunung Lewotobi Laki-Laki Meletus, Bandara Frans Seda Maumere Ditutup Akibat Abu Vulkanis

57 tahun lalu

Mencekam! Balon Udara Liar Meledak di Atas Rumah Warga Tulungagung, Atap Hancur

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal