Heboh Pertamax Oplosan, Menteri Bahlil: Mohon Maaf Sekali Lagi

Yohanes Demo
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia saat menanggapi isu Pertalite dioplos menjadi Pertamax. (foto: MPI)

MAGELANG, iNews.id - Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyampaikan permohonan maafnya kepada seluruh masyarakat Indonesia terkait isu bahan bakar minyak (BBM) Pertalite dioplos menjadi Pertamax.

Bahlil memastikan agar masyarakat tak perlu khawatir soal kualitas BBM di pasaran. 

"Mohon maaf sekali lagi. Kami menyarankan rakyat nggak perlu ragu karena sekarang kami tim juga lagu menurunkan ke lapangan untuk mengecek," kata Bahlil usai memberi arahan kepada kepala daerah peserta retreat Akmil, Magelang, Jawa Tengah, Kamis (27/02/2025).

Dia mengatakan, ESDM menghormati proses hukum yang ditangani Kejaksaan Agung (Kejagung) terkait kasus korupsi yang menyeret sejumlah nama petinggi anak usaha PT Pertamina itu. 

"Kita menghargai proses hukum yang ada. Kita akan ikuti terus dan seperti apa, karena ini kan masalahnya sudah dari 2018-2023," ujarnya.

Ketua Umum Partai Golkar ini mengatakan timnya tengah melakukan pemeriksaan di lapangan. Pemeriksaan tersebut bertujuan untuk memastikan kualitas BBM jenis Pertamax yang diduga oplosan.

"Tetapi sejauh ini yang saya pahami adalah implementasinya ini kan di pertamina, kami ini kan hanya sebagai fungsi pengawasan," ucap Bahlil. 

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kecanduan Lem dan Pertalite, Pemuda di Padang Pariaman Dikurung karena Sering Mengamuk

57 tahun lalu

6 Orang di Balikpapan Ditangkap Terkait Penyelewengan BBM Subsidi, Modus Modifikasi Kendaraan

57 tahun lalu

Penyeleweng BBM di Mojokerto Ditangkap usai Pingsan Dalam Mobil gegara Hirup Bensin

57 tahun lalu

Polda Kaltim Ungkap Perdagangan Ilegal Ribuan Liter Pertalite, 1 Pelaku Ditangkap

57 tahun lalu

Viral, Warga Aceh Tengah Antre Panjang hingga Bawa Jeriken ke SPBU

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal