Harga Gabah Anjlok, Petani Minta Pemerintah Tak Perlu Impor Beras

Eddie Prayitno
Petani di Kabupaten Kendal saat panen. Foto: iNews/ Eddie Prayitno.

KENDAL, iNews.id – Para petani di Kabupaten Kendal mengeluhkan harga gabah yang anjlok saat panen. Kondisi ini ironis karena pemerintah justru berencana impor beras

Hampir seluruh petani di Kendal, saat ini tengah panen. Namun harga gabah hanya Rp3.600 per kilogram. Padahal sebelumnya, harganya bisa mencapai Rp4.300 per kilogram.

Petani merugi karena hasil tidak sebanding dengan biaya produksi. Seperti yang dialami petani di Kelurahan Sijeruk, Kecamatan Kendal, mereka hanya pasrah dengan penurunan harga gabah. 

“Meskipun di pasaran harga beras naik, namun harga gabah basah panen tahun ini terus menurun,” kata Muslim, salah satu petani, Rabu (10/3/2021). 

Dirinya menduga, anjloknya harga gabah karena kini masuk masa panen raya. Petani merugi jika gabah hanya laku Rp3.600 per kilogram. Tidak sesuai dengan biaya produksi karena saat masa tanam, harga pupuk melambung dan langka. 

Nasib petani semakin terjepit karena ada kabar,  pemerintah justru berencana impor beras. Padahal di dalam negeri sedang panen raya yang mengakibatkan harga turun. Jika pemerintah membeli gabah dalam negeri dan tidak impor beras, petani bisa mendapatkan keuntungan lebih baik. 

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tragis! Warga Madiun Tewas Tersengat Listrik dari Jebakan Tikus di Sawah

57 tahun lalu

Final Sepak Bola Tarkam di Kendal Ricuh, 2 Kelompok Suporter Baku Hantam

57 tahun lalu

Gadis 18 Tahun Dibegal di Kendal, Pelaku Ancam Pakai Golok Rampas HP dan Uang

57 tahun lalu

Candaan Berujung Maut, Mahasiswa Tewas Ditembak Petani di Sumba Barat Daya NTT

57 tahun lalu

Penyembelihan Sapi Kurban Jumbo Sapu Jagad di Kendal Dramatis, Tali Putus Saat Dirobohkan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal