Eka Yulia Wijayanti
Guru SMA 3 Tegal, Mahasiswa Magister Pedagogi Pascasarjana UPS Tegal
Kemajuan teknologi dan dunia digital telah menyatu “dalam darah”, tak terkecuali remaja. Generasi muda pun erat kaitannya dengan penggunaan teknologi. Akses informasi, penunjang materi belajar, bermain, berinteraksi di media sosial, serta sekian banyak kemudahan sekaligus efektivitas dalam beberapa hal diantaranya efisiensi waktu dan tenaga.
Hanya, terkadang tanpa disadari terdapat ancaman yang juga tidak kalah memprihatinkan. Penyalahgunaan kemajuan teknologi informasi kerap menjadi salah satu penyebab terjadinya perilaku menyimpang pada remaja.
Guru, khususnya bimbingan konseling perlu mengupayakan pemberian informasi sekaligus mengedukasi remaja yang dalam hal ini peserta didik agar dapat menjadi generasi yang mampu merencanakan kehidupan dan masa depan dengan cara yang tepat, serta mempertanggungjawabkan segala konsekuensi pengambilan keputusan yang dipilihnya.
Berdasarkan http://www.genreindonesia.com/duta-genre-indonesia/, dalam rangka merespon permasalahan remaja saat ini, BKKBN mengembangkan Program Generasi Berencana (GenRe). Program GenRe adalah program yang dikembangkan dalam rangka penyiapan kehidupan berkeluarga bagi remaja melalui pemahaman tentang Pendewasaan Usia Perkawinan sehingga mereka mampu melangsungkan jenjang pendidikan secara terencana, berkarir dalam pekerjaan secara terencana, serta menikah dengan penuh perencanaan sesuai siklus kesehatan reproduksi.